OTHER LANGUAGE :

APA SAJA FITUR DATSUN YANG DISUKAI OLEH PARA PEMILIK DATSUN?

Kekuatan Mesin

Indonesia

kkpertama

Ceritanya awal beli mobil ingin test drive jalan berbukit. Dari tangerang kabupaten menuju - dieng wonosobo.

Saat perjalanan melewati tol aman2 saja, tapi saat ada 2 rute dengan medan yg berbeda saya dan teman2 berunding. Rute 1 jalan bagus, hanya lebih jauh, sedangkan Rute 2 jaraknya dekat namun medannya berat, tanjakan + berbatuan ditambah tanah dengan bekas air hujan jadi licin.

Akhirnya saya dan teman2 memilih rute 2, "sekalian test mobil baru", hehehe.

Saat menemukan tanjakan yg sangat tinggi kami didalam mobil ber-5 khawatir tidak kuat datsun menanjak. Namun alhamdulilah, saat tanjakan , tikungan, dengan medan berbatuan datsun melaju dengan aman dan nyaman. 

Dan pada akhirnya saya dan teman2 dari tangerang berhasil sampai dengan datsun go panca+ menuju dieng wonosobo. :) #ceritadatsun @id_datsun

ov_02

Indonesia

GO+ Bertenaga di Medan Tanjakan Curam

Perjalanan mudik 2015 dari Jakarta menuju Yogyakarta, trip H+1 lebaran etape kedua adalah ruas Cirebon-Yogyakarta. Tuntas melepas rindu kuliner loenpia Semarang, kembali goples diarahkan menuju tol Tembalang-Bawen dengan satu tekad kuat, uji torsi! Selesai membayar tol, selain suguhan panorama perbukitan Semarang-Ungaran, tanpa kompromi mesin diminta perahan tenaganya untuk terus menanjak. Pendapat pribadi saya, kecuraman sudut tanjakan di tol ini lebih besar dari tol Cipularang, yang mana saya sudah familiar medannya dan strategi gear-shiftingnya. Saya berkecenderungan sebagai eco-driver. Namun kali ini, dengan pertimbangan level of confident yang berbeda (karena biasanya di medan ini menggunakan sedan Eropa berkapasitas 3 liter), eco-driving dikesampingkan sesaat. Apa yang terjadi, alih-alih underpower, saya malah menikmati derap demi derap kucuran tenaganya, hasil pembakaran BBM RON 92, dimana dalam kondisi tanjakan ekstrem sedemikian, goples masih enteng melaju dalam batas kecepatan maksimum yang diperkenankan, dengan berlari-lari kecil bersama sebuah SUV turbodiesel yang memiliki torsi lebih dari 300 Nm! Stabilitas lowering-kit OEM Datsun sangat mumpuni ditambah kepercayaan pada sistem pengereman yang sudah familiar. Buat saya, goples lolos uji tanjakan part 1. Lebih lanjut dalam kesempatan lain saya lengkapi dengan uji tanjakan part 2 saat arus balik. #ceritaDatsun

India

Halo, saya Rouf Khan dari Kashmir. Waktu itu rencananya pengen beli mobil yang nyaman dengan tampilan dan jarak tempuh oke yang harganya masih di bawah 5 lakhs (senilai 100an juta rupiah). Pernah sih muter-muter ke banyak dealer tapi belum nemu-nemu mobil yang tampilan, jarak tempuh dan ruang kabinnya serta keiritannya seperti yang saya cari. Untung aja saya sempat ke dealer Nissan Lahori Srinagar dan bisa langsung punya Datsun GO+ dalam 2 hari. Setelah bawa pulang, sempet tuh ragu apakah Datsun GO+ ini bisa muat 7 penumpang. Waktu itu sih saya berusaha banget yakinin keluarga meski saya sendiri sebenarnya kuatir juga. Terus waktu itu orang tua ajak piknik ke daerah wisata Gulmarg yang letaknya itu 5000 kaki di atas permukaan laut lalu mau lanjut juga ke Doodhpatri, sekitar 4000 kaki di atas permukaan laut. Pas jalan ke sana, saya yang nyetir kuatir banget awalnya. Bisa nggak ya Datsun GO+ ini dibawa buat jalanan mendaki. Apalagi dengan 6 dewasa dan 2 anak di dalamnya. Ternyata bisa lho! Lancar banget jalan naik ke dataran tinggi daerah Gulmarg dan Doodhpathri. Seneng banget lihat semua keluarga bisa nyaman dengan Datsun GO+ pilihanku.

Kenyamanan mengemudi

ov_04

Indonesia

Yuuk,,, Bersama DATSUN Kita Mudik Lebaran,,,,,

Tiba saatnya tahun ini kami sekeluarga Mudik Lebaran,, meski acara tahunan ini sudah biasa kami lakukan,,, namun ini kali mudik lebaran terasa berbeda ketika kami mudik lebaran ditemani kendaraan Datsun Go+,,, pertama sangat pass sekali buat keluarga kami yang ber 6 (enam),,, dan tidak ada masalah mengenai bagasi kendati tas dan koper kami bawa masing-masing karena kendaraan Datsun G0+ kami lengkapi dengan roof rack.

Mudik dengan Datsun Go+ ini sangat efisien sekali karena pada saat bbm (bahan bakar minyak) yang harganya naik tidak akan banyak berpengaruh terhadap kocek, mengingat Datsun Go+ ini sangat iriit sekali,,,, untuk segala medan selama perjalanan asiiiikkann,,,,. Kami berangkat dari Kota Bandung menuju pantura yang melewati daerah dengan topografi perbukitan,, waah ga ada masalah tu,,, performen tetap enak dan nyaman hingga ke Kota Cirebon kami melintas di jalan Tol Kanci,, sejenak kami istirahat di rest area chek point Nisan – Datsun, saat yang pass sekali untuk istirahat ngopi-ngopi dulu, dan mengecek kondisi kendaraan,, ternyata lancar aja tu ga ada masalah,, akhirnya kami hanya cek tekanan angin ban aja,,, udah selesai istirahat kami lanjutkan perjalanan menuju jalan Pantura (pantai utara jawa),, semakin enjoy aja karena jalan nya lurus dan ga banyak tanjakan dan turunan,, AC nya cukup dingin meskipun didaerah pesisir kami semua ga merasa kepanasan,, seperti mudik tahun-tahun sebelumnya, apa lagi banyak ceck point Nisan-Datsun,, kali ini kami istirahat di wilayah Alas Roban Jawa Tengah,, seperti biasa kami sekeluaraga ngopi dan makan snack yang telah disediakan sekalian menunggu kendaraan di check,, alih-alih ga ada masalah kami hanya cek tekanan angin ban aja,,,

Alhamdulillah kami sekeluaraga telah sampai tujuan di Kota Pati, ga terasa kami telah menempuh jarak 500 km an,,, meski penunjuk bensin masih ada,,, tapi kami coba mengisi bensin lagi 27 liter penuh,, ehh ternyata,, irit banget ,, Datsun Go+ ini.

Lantas kami ceritakan pengalaman perjalanan kami ini kepada saudara kami. Terima kasih Datsun #ceritadatsunby Partono @id_datsun

Indonesia

Berbagi Moment Indah Di Borobudur

Hei, Bailina lagi di sini. Setelah perjalan ke Ujung Kulon, harmoni dalam keluarga kami tercipta dengan adanya si Bronzee. Seakan keranjingan, kami pun menemukan satu metode baru untuk membuat waktu kami semakin berkualitas.

Meski sehari-hari kami bergumul dengan pekerjaan kami masing-masing, dengan kehadiran Si Bronzee, waktu bersama kami bisa tercipta manakala akhir pekan dan liburan tiba. Salah satunya, kisah perjalanan kami yang satu ini.

"Selanjutnya kemana ya, Beh. Sebentar lagi kan libur panjang?" Tanyaku ke si Abeh. Pertanyaan simpel itu, memang tidak dijawab dalam kata-kata oleh suamiku. Namun, seakan memiliki ide dan rasa yang sama soal kualitas kebersamaan keluarga. Tanpa banyak bicara, Abeh selalu memberikan kenangan-kenangan indah bersama Si Bronzee.

"Borobudur, Yuk" kata si Abeh.

"Hah, Jogja? Yang bener Beh?" Gumamku dalam hati, tapi sumringah. Sebab, perjalanan jauh ini pasti membuahkan waktu yang sangat-sangat berkualitas untuk kami sekeluarga.

"Hayu, hayu, Beh..!! Kapan? Tanyaku.

"Besok, ajak Teh Elis (kakakku) dan keluarganya sekalian,” jawab si Abeh.

Tanpa berfikir lama, aku kontak Elis Jazilah, kakaku. Aku ajak dia untuk menikmati perjalanan lanjutnya dengan Si Bronze ke Borobudur. Ajakan itupun Diamini olehnya. Persis H-1 sebelum Natalan, Aku, Teh Elis, Bang Dunih (Suami Kakakku), Abdan (6 tahun) dan Moza (2 tahun) beserta Abeh, Kun Athira dan Kun Shahzad, berangkat ke Jogja.

Awalnya sempat ragu juga untuk melakukan perjalanan ini. Karena perjalanan kali ini sangat jauh bagiku, yang belum pernah naik kendaraan pribadi ke Jogja. Ditambah lagi, apakah muat 8 orang di mobil Datsun yang mungil ini? Tapi, karena ingin berbagi kebahagian dan ingin menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga kakakku, niat ke Jogja Aku kuatkan.

Tepat pada 24 Desember 2014 malam, Aku bersama keluarga Teh Elis pun mantap melaksanakan perjalanan ini. Wah, Aku benar-benar terkejut, Datsun yang mungil ini ternyata sangat nyaman untuk 8 orang. Aku sekeluarga duduk di kursi baris sopir berempat, sedang Teh Elis, Bang Dunih, Abdan dan Moza duduk di baris ke-2. Adapun baris ke-3 Si Bronzee penuh dengan barang-barang bawaan kami, koper, tas, dan lain sebagainya. 

ov_05
ov_06

India

Rahul Shinde #datsunstories_in. Hai semua, aku Rahul Shinde dari Ambernath. Buat aku, bisa punya Datsun GO itu seneng campur bangga. Aku membelinya kira-kira 6 bulan lalu dan semua  yang ada di dalam mobil ini, sangat luar biasa. Ruang penumpang dan bagasi sama-sama lapang, stabil saat di jalan besar, nyaman dikendarai dan desainnya bikin semua orang melirik. Suatu kali aku dan ayahku pulang kampung menggunakan Datsun. Ayah membawa mesin dan bertas-tas peralatan tapi semuanya bisa muat di Datsun. Banyak temanku juga terkagum dengan Datsun ini dan aku selalu menyarankan mereka untuk membeli ini. Aku cinta mati dengan Datsun GO ini, kemanapun aku pergi, rasanya selalu menyenangkan. Keputusanku membeli Datsun benar-benar tepat. Buatku, ini adalah sebuah tradisi baru.

India

#‎datsunstories_in Waktu itu saya ajak 4 temen untuk melakukan perjalanan darat ke Jaipur dari Delhi. Awalnya kami sih ragu apakah Datsun bisa dibawa melintasi Benteng Jaigarh yang mendaki abis. Ternyata emang Datsun bisa apalagi sambil tetap nyalain AC pula. Momen itu yang bikin kami selalu ingat hebatnya Datsun. Itu juga yang bikin 2 teman ikut membeli Datsun GO sepulangnya dari sana.

India

Saya sudah nyetir Datsun GO dari Februari 2005 dan selama 7 bulan ini total kilometer udah 22.000 km. Buat saya, punya Datsun itu kebanggaan tersendiri. Daya muatnya super, transmisinya responsif abis, mulus banget buat dibawa jalan. Intinya jadi makin cinta. Buat yang baru beli Datsun, siap-siap buat nemu hal-hal keren!

India

Keluarga kami beli Datsun GO pas Natal 2014 lalu. Kakak waktu itu ambil yang warna abu-abu. Kebetulan di rumah juga ada Honda City warna merah yang belinya pas Hari Republik 2015. Anak perempuanku yang baru 4 tahun, Ashmi menamai 2 mobil di rumah. Datsun GO itu Si Abu-abu dan Honda City itu Si Merah. Pas liburan musim panas kemarin, Ashmi ikut ekstrakulikuler di sekolahnya dan istriku yang antar jemput dari sekolah. Karena istri lebih nyaman jalan dengan Datsun GO, Ashmi selalu cerita kalo dia naik Si Abu-abu. Pernah ada hari, istri jemput dengan Si Merah. Nah Ashmi waktu itu tanya kenapa pakai yang Si Merah karena menurut dia, AC Si Abu-abu lebih adem. Bikin dia jadi lebih nyaman. Wah di situ kami bener-bener sadar peran Datsun GO. Dibanding Maruti yang dulu kami pernah punya, Datsun GO dirancang lebih baik, buktinya anak kami yang 4 tahun saja begitu mengidolakan Datsun GO Si Abu-abu.

South Africa

Senang rasanya bisa nyetir Datsun lagi setelah lama absen. Aku masih ingat Datsun Combi E20 warna biru yang sering kukendarai dulu. Kini aku punya Datsun GO yang untuk ukuran mobil seharga 100.000 rand, ini sangatlah terjangkau. Apalagi ini adalah Datsun. Tapi aku sadar, ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Datsun memang terkenal dari dulu untuk akselerasi dan tenaga besarnya dalam bermanuver dan mudah dikendarai. Kemarin saat hendak liburan, dimana harus pilih naik mobil besar atau Datsun GO, istriku memilih Datsun tanpa ragu. Kami langsung menjemput cucu-cucu kami dari sekolah. Dengan mudahnya, semua koper dan peralatan olahraga bisa muat. Saat mengemudikan malaikat kecil yang cekatan dan tangkas ini, aku merasa dunia seolah milikku. Aku dan istriku juga rutin terlibat pelayanan bertema Pengembangan Sosial Ekonomi untuk mereka yang kekurangan setiap Senin dan Jumat. Dimana dengan Datsun GO, kami bisa lebih banyak mengisi bagasi dengan roti, jagung dan makanan lain. Saat berkunjung ke Jepang nanti, aku harap Datsun GO milikku punya sayap biar kami lebih irit, aman dan cepat sampai ke tanah kelahirannya. Pendeta J.G.Henning

Efisiensi Bahan Bakar

ov_11

Indonesia

Nyaris Kehabisan Bensin? --No Way-- Klip, klip, Klip, indikator bensin Datsun yg kutunggangi tinggal 2km. Sepanjang perjalanan perapatan Joglo-Senayan gak ada Pom Bensin.. Tapi modal yakin, terus aku pacu si Goples menuju senayan untuk ikut acara festival laut bersama kawan2ku. Akhirnya modal bensin ala kadarnya sampe juga ke GBK (Glora Bung Karno), Senayan.

Kepanikan dimulai saat pulang dari GBK. Maklum aku tak hapal banyak jalan di jakarta. Klip, klip, Klip indikator bensin hanya menunjukkan garis-garis dan tak ada tanda berapa KM lagi sisa bensin.

Klip, Klip indikator bensin kini kalah kencang dengan dag, dig, dug detak janrungku. "Busyet, nyampe kaga nih ke SPBU?" Panik.

Telusuri jalan patal senayan, tanya sana sini, jreeeng, "SPBU mana ada sebelah sini, mas" ucap satpam perumahan yg ku tanya. Coba ke alteri permata hijau.. sudah 2KM aku pacu si Goples, SPBU pun tak kelihatan.

Aku baru ingat kalau ada SPBU di daerah kebayoran, jaraknya sekitar 2KM lagi dari alteri permata hijau. Nekad, aku pacu si Goples menelusiri, sepanjang jalur alteri permata hijau-alteri pondok indah 

Dag, Dig, Dug, gila macet banget. Aku lihat indikator bensin tidak berubah.. tidak menunjukkan satu angkapun sisa kilometer dengan bensin yg ku punya. Sekali lagi nekad. 

Taraaaa.. sudah 6-7 kilo perjalanan dengan kemacetan yg kulaui dari GBK-Kebayoran. Akhirnya SPBU pas di depan mataku. Mantab, goples nyaris bikin aku hopeless (putus asa). Tapi dengan keyakinanku bahwa Goples si raja irit. Aku tepikan semua kekhawatiran akan kehabisan bensin.

Di SPBU langsung aku isi full tangki bensin si Goples. "Nyaris Habis Bensin dengan Goples, Apa Kata Dunia?" kali ini aku selamat, si raja irit kembali membuktikan tajinya.. mantaaaab... modal 2KM bisa keliling di tengah kemacetan dengan jarak lebih dari 14KM. Entah keberuntunganku, entah memang si Goples ini Irit. Tapi ya sudahlah, yg penting sampe di rumah gak pake kehabisan bensin.

Indonesia

Datsun Mobil Pertamaku

Pilihan mobil pertama saya ke Datsun Goplus hasil ubek-ubek di forum internet. Mesin 1200 cc, tiga baris, eco indicator, immobilizer, sensor parkir, MID indicator: Wah, teknologi mewah yang dibenamkan, membuat nilai Goplus melebihi uang yang dikeluarkan. Istilahnya, mewah dan termurah di kelasnya. Bahkan dalam resensi otomotif, ada pengamat membandingkan Datsun dengan mobil MPV merek sebelah yang harga jauh di atas Datsun.

Seminggu sebelum mobil dikirim saya kursus mengemudi, ujian mendapatkan Sim A. Setelahnya saat STNK dan SIM A keluar, bersama istri saya tancap gas dari Jakarta ke Bandung. Itu pengalaman menyetir sendiri keluar kota. Senangnya menikmati kota Bandung yang dingin. Perjalanan selanjutnya, kami ke Yogyakarta, pamer ke mertua, hehe.

Keluarga di Jambi belum tahu saya punya mobil. Tak perlu dikasih tahu, kasih suprise aja, mendadak pulang kampung. 

Maka, sebulan kemudian: jam 5 pagi buta saya dan istri di tol menuju Merak untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung. Informasinya, waktu ideal menyeberang jam 7 pagi. Ajaibnya, perjalanan Kemayoran ke Merak saya tempuh hanya menghabiskan bensin Petramax 1 garis, iritnya luar biasa! 

Jam 7 pagi, kami sudah di antrian pintu masuk pelabuhan. Celakannya, tiket penyeberangan fery Merak-Bakauheni Rp.370.000,- dan tak bisa debit! Harus tunai! Saya meminggirkan mobil, turun berjalan jauh lewat jembatan penumpang, mencari atm di pintu depan. Satu jam kemudian, saat saya kembali kapal sudah berlayar, harus menunggu kapal berikutnya jam 12, hadehh hehehe.

Karena menggunakan velek standar R13, melewati beberapa jalan di Lampung yang berlubang besar seperti kubangan kerbau tak mudah. Saya yang baru bisa menyetir berakrobat sana-sini. Anehnya, pada beberapa jalan panjang mulus, tiba-tiba terdapat 4 atau 5 meter jalan rusak parah. Sehingga tak jarang terdengar suara gesekan bumper saya dan aspal karena tak sempat ngerem. Maafkan saya yah, bumper Datsun hahaha.

ov_12

India

‪#‎datsunstories_in‬ Apa kabar, namaku Vickramaditya Gupta dan aku bangga banget punya ‪#‎datsun‬ GO Plus. Sekitar 4 bulan lalu, aku memutuskan beli mobil tapi cukup bingung dengan pilihan mobilnya. Banyak diantara teman menyarankanku untuk membeli mobil dengan layanan servis yang luas (untranslated: ...yaar maine car chalani hai k sirf service karani hai..? ...) Beberapa orang mengusulkan untuk beli yang paling irit BBM-nya. Hahaha, sepertinya mereka pikir aku akan memulai bisnis transportasi, bukan membeli untuk kebutuhan keluarga.

Setelah mencari dari Google dan mengunduh 2 sampai 4 aplikasi di ‪#‎play‬ store, aku coba membandingkan dan akhirnya aku menemukan yang cocok dengan karakterku. Pilihanku jatuh ke Datsun GO Plus. Sebuah mobil yang lapang besar dengan 7 kursi penumpang dan mesin 3 silinder 1198cc yang irit BBM, atau sekitar 20an kilometer per liter. Aku memilih pendatang baru ini karena tak ingin terjebak tradisi lama ‪#‎KitnaDetiHai‬... Kyunki ‪#‎YehiHaiNayiParampara‬...

ov_14

South Africa

Desember 2014 adalah Desember terbaik dalam hidupku. Saat itu orang tua berencana membelikanku mobil yang dapat dicicil dengan uangku sendiri. Diam-diam, orang tuaku membeli 2 Datsun. Satu untukku dan satu lagi adikku yang dia sangat terkejut dengan kado besar ini. Pertama masuk mobil, yang kulakukan adalah menghubungkan handphone-ku dengan sistem audio untuk memutar musik. Baru kemudian, melaju kencang untuk mengetes kecepatannya. Saat di jalan raya, kami terkesan dengan stabil dan cepatnya Si Droompie (ayah menamai Datsunku, Droompie dan Blikkies untuk Datsun adikku). Kami cinta mati banget dengan irit dan lapangnya Datsun. Ini benar-benar mobil terbaik. Terima kasih Datsun Afrika Selatan. #datsun #datsunsa #happy #inlove #datsunsouthafrica #DatsunStories_ZA

Lapang dengan ruang bagasi

ov_15

Indonesia

Sebagai seorang marketing,Motor menjadi sahabat untuk mlangkah kemana2.

Bagai sebuah tagline wajib marketing.

PANAS KEPANASAN,HUJAN KEHUJANAN. Panas bau matahari dan hujan bikin jaket baulembab dan sepatu basah bau kaki belum lagi rambut yg selalu lepek karena ditimpa helm...hahaha.

Ga banget kan..? Apalgi bg marketing yg selalu bertemu dgn calon nasabah.

Selain bekerja saya juga membantu usaha ibu.

Taboh dietary catering, catering healthy food yg sudah setahun ini dijalankan.

Pernah ada cerita tak terlupakan saat saya cuti kerja.Kita pernah dpat order 60 porsi salad buah dgn +- 15alamat antar. Saat salad ready & jam antar tiba tiba hujan besar,satu2nya cara adalah menerobos hujan dgn motor dan pakai jas hujan dan menutupi salad dgn plastik.

Alhasil..ada 5 porsi tidak ter antar dan besoknya saya sakit.

Klo musim panas. Tangan bisa belang dan panas.

Karena hal2 itulah, MIMPI punya sbuah mobil dimulai.

Sebagai marketing mobil membantu Biar tetap wangi, rambut yg diberi pomade tetap rapi dan percaya diri didepan nasabah.

Dan untuk usaha catering mobil mebuat smua antaran catering tepat waktu.

Dan yg terpenting mobil ga buat kepansan /kehujanan hehehehe.

Krn gaji marketing tidak besar.

Maka pilihan yg tepat u/ saya adalah sebuah mobil lcgc

Nah dari banyak mobil lcgc. Datsun go panca lah yg sejak awal menarik hati.

Bentuk body yg sporty dan kelihatan paling keren diantara mobil jenis lgcc lain serta fitur2 keren yg makin buat kita semakin nyaman dan percaya diri.

Bagasi juga besar untuk antar catering

Selain itu Datsun jg brand ternama

Satu MIMPI terwujud..Datsun go panca warna hitam t option jadi pilihan saya yg resmi menghuni garasi 14 agustus 2015.

MIMPI Kedepannya kita berencana menjual salad buah dan cheesy wings dgn datsun setiap weekend di tempat2 keramaian

Lumayan u/ nambah2 bayar cicilan di datsun finance.

Datsun juga buat gw makin mudah kulineran untuk cari bahan postingan gw di akun kuliner @lampungkuliner .

Datsun adalah mobil pertama dan IMPIAN gw yg membantu mewujudkan satu persatu MIMPI lainnya..amiennnn

Indonesia

Datsun ..... mobil mini keluarga

Inilah mobil keluarga pertama kali bagi kami. Mobil yang sangat berkesan ketika kami akan berkunjung ke rumah nenek di Megetan, Jawa Timur dalam rangka libur Lebaran tahun 2015. Apakah yang pertama kali dipikirkan untuk mobil yang berangkat di sore hari dari Situbondo ke Magetan dengan jarak sekitar 350 km dan membawa 5 orang dengan nyaman + barang bawaan yang banyak? 2 orang anak kami masih kecil dengan 1 orang anak bungsu yang masih bayi sehingga terpikir untuk membuat bangku kayu kecil sebagai bahan penyekat di kolong row 2 sehingga bisa dijadikan tempat tidur yang nyaman untuk sebuah perjalanan dari sore hingga malam dan hal itu akan membuat anak-anak tertidur sedangkan untuk yang bayi tentunya digendong bersama dengan ibunya.

Saya pun membuat bangku kecil dan memodifikasi seperti layaknya ruang tenpat tidur bagi row 2 dan untuk row 3 dijadikan tempat bagasi barang. Pas hari H nya, sebuah tempat tidur pun tersedia dengan seketika dan wow ......... kedua anak kami pun terkesima dan teriak dengan riang dan segera berebut masuk untuk menempati ruang row 2 dan istri saya beserta bayinya tentunya duduk di depan disamping saya sebagai sopir. Pada sore itu, kami sekeluarga berangkat ke rumah nenek dan sesaat kemudian, anak-anakpun sudah tertidur dengan pulas (kondisi AC nyala kekuatan 2 dan juga anak-anak kecapekan belum tidur dari siang hari). Perjalanan malam pun dilalui dengan senyap dengan sekali berhenti untuk makan malam serta isi pertamax di pom bensin. Akhirnya, kami tiba dengan selamat di rumah nenek sekitar jam 1 an dini hari.

Pengalaman yang tak terlupakan lagi ketika kami pulang dari rumah nenek kembali ke Situbondo setelah libur lebaran. Apa hayo ..? pastilah banyak barang bawaan yang harus dibawa dari desa seperti beras, bawang merah dan hasil panen lainnya dari ladangnya nenek. Semuanya muat masuk ke bagasi row 3 dengan sedikit barang lainnya disisipkan disela-sela bangku kayu serta bawah kursi jok. Kami pulang dengan mampir ke daerah wisata terutama waterboom untuk mengusir kelelahan dalam waktu perjalanan. Kami berangkat dari pagi hari dan sampai di rumah Situbondo pada sore menjelang malam. Perjalanan kami dengan mobil Datsun dilakukan dengan santai tanpa beban ketergesaan.

Thanks to Datsun as my first affordable mini family car for creating our dream to be came true

#ceritadatsun

ov_16

Kabin lapang dengan 3 baris kursi

ov_17

Indonesia

‪#‎ceritadatsun‬‬

Enam hari kerja rampung sudah. Hari ini, Minggu, raja siang menyemburatkan sinarnya begitu cerah. Saya lihat mobil kesayangan di garasi depan rumah, mobil pertama kami yang cukup mewah, Datsun Go+ Panca white metallic terparkir gagah.

Hari itu saya punya rencana untuk mengajak keluarga bertamasya ke Pantai Rancabuaya, sebuah objek wisata di kawasan Garut Selatan, objek wisata alami yang mampu menyihir setiap pengunjungnya. Tempat dan saat yang tepat untuk mencoba Datsun Go+ Panca berkelana di alam raya.

Persiapan pun segera kami lakukan. Semua perbekalan yang sekiranya kami butuhkan sudah disediakan. Kursi bagian paling belakang dilipat hingga lebih leluasa menampung barang-barang bawaan. Kedua anak kami terlihat sangat senang dan mereka duduk di jok tengah dengan nyaman. Sementara istri duduk di samping saya, di jok depan.

Jam menunjukkan pukul 07.15 WIB. Saya mengajak mereka berdoa dengan khidmat agar perjalanan lancar dan selamat. Setelah itu, kami pun berangkat menyusuri alur jalan tanpa penghambat. Di trek lurus, tikungan, turunan, maupun tanjakan, semuanya dilalui tanpa sendat. Untuk melepas penat, di tengah perjalanan kami pun beristirahat. Sambil menikmati pemandangan garis pantai sepanjang jalur Lingkar Selatan nan memikat, kami pun memakan bekal nan lezat, minum minuman segar, halal, dan bermanfaat.

Pukul 10.00 WIB tibalah kami di pantai Ranca Buaya. Air laut yang biru dengan ombak yang bergelora menyambut kami di sana. Anak-anak kami pun turun segera. Alat penangkap ikan mereka bawa serta. Di antara cekungan batu karang, di mana air laut sisa pasang tergenang, banyak ikan-ikan kecil aneka warna. Anak-anak kami tertawa saat mencoba menjaring ikan yang lincahnya tak terduga. Untuk dapat menangkapnya, ternyata butuh taktik dan kesabaran yang ekstra. Sungguh, ini merupakan pengalaman yang luar biasa.

Udara laut yang panas membuat kami ingin berendam di laut berlama-lama. Es kelapa muda yang dipesan sang istri dari warung sekitar pantai mampu menghilangkan dahaga seketika. Setelah puas bermain, serbaneka masakan seafood bakar dan goreng khas Ranca Buaya lengkap dengan sambal dan lalapnya sudah tersedia. Amboi, hidangan yang menggugah rasa dan membangkitkan selera. Langsung disantap saja tak bersisa. Sebagai pencuci mulut, rujak ulek pedas bermacam buah asam dan manis pun lekas dicerna. Hmmm… perpaduan kenikmatan yang tiada tara.

Kala lembayung senja menghiasi cakrawala dan camar hendak kembali ke sarang, kami pun berkemas pulang. Datsun Go+ Panca yang setia menunggu dipacu kembali di jalan lenggang. Alunan musik mendayu berpadu AC nan sejuk melenakan anak-anak hingga tertidur tenang. Benar-benar perjalanan penuh kesan yang ‘kan selalu terkenang.

Terima kasih, Datsun, suatu saat nanti kita kan tempuh perjalanan yang lebih mengasyikan lagi. Terima kasih, Datsun, suatu saat nanti kita 'kan tempuh perjalanan yang lebih mengasyikan lagi. Go dengan Datsun Go+ Panca, go-nya benar-benar plus, plus, pluuusss....!

India

Datsun GO+ itu bener-bener memenuhi semua ekspektasiku. Harganya ramah, kabinnya lapang, bisa muat 7 penumpang, interior bagus, jarak tempuh oke banget. 2 anakku kalo masuk mobil maunya duduk sendiri-sendiri. Jadi ini benar cocok buat keluarga yang isinya 4 dewasa dan 2 anak seperti keluargaku. Menariknya lagi sebenarnya aku ke dealer Datsun itu dulu buat lihatin Datsun GO ke teman, tapi  pas lihat Datsun GO+, aku langsung sadar ini cinta pandangan pertama. Sejak dulu beli sampai sekarang, aku masih aja bangga. Apalagi pas tahu kalo Datsun GO+ punyaku adalah Datsun GO+ yang pertama di kotaku, Belgaum Karnataka.

Desain

Indonesia

Saya dari kota kecil di timur pulau jawa tepatnya di kabupaten Jember, sekitar tahun 2013 saya lihat iklan Datsun GO dan GO+ di salah satu surat kabar ternama di Jawa Timur. Mulai dari lihat tampilan iklannya dan saya belum membaca isinya, saya sudah tertarik (bagus nich mobil dilihat dari segala segi dalam hati saya) kemudian saya lanjutkan dengan baca spesifikasinya, ampun saya tambah tertarik apalagi lihat harga On The Roadnya (untuk Jakarta dan sekitarnya pada waktu itu), dalam hati sempat berkata kapan ya mobil bagus ini bisa masuk Jember.

Akhirnya menurut pepatah jawa “rek wis rejeki gak kiro mblayu nang endi” (kalau sudah rejeki gak akan lari kemana) dan saya ingat pasti pada waktu itu bulan Oktober 2014, kebetulan saya jadi panitia Wedding salah satu relasi di salah satu hotel ternama di kabupaten Jember, pas sepi tamu undangan saya keluar untuk menghilangkan penat, pas di depan hotel tersebut ada supermarket terkenal di Jember, iseng sekalian mau cari softdrink untuk menghilangkan dahaga, pas saya mau masuk pelataran parkir supermarket tersebut ternyata ada beberapa stand produk otomotif yang dipamerkan, kemudian saya lihat satu persatu stand-stand tersebut mata saya langsung tertuju pada satu merk produk mobil terkenal yaitu DATSUN setelah saya lihat (pada waktu itu yang dipamerkan adalah DATSUN GO+ PANCA T OPTION) seperti ada aliran listrik di hati saya bahwa sepertinya mobil ini gak asing bagi saya dan rasanya sudah familier di mata saya (langsung saya teringat iklan di surat kabar terbitan 1 (satu) tahun yang lalu).

Tanpa berpikir panjang langsung saya telpon istri saya untuk segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)kata yang lagi booming dari bahasa hukum. Setelah istri saya datang langsung saya ambil selebaran di kaca mobil DATSUN GO+ tersebut dan langsung saya nomer telpon salesnya yang ada di situ, ALHAMDULILLAH langsung diterima dan saya langsung disuruh Test Drive di dealer NISSAN yang tidak jauh dari tempat tersebut, sebelum meluncur ke TKP dealer NISSAN saya telpon semua keluarga besar saya untuk ikut Test Drive ke dealer NISSAN (itung-itung sekalian promosi sekaligus cari kuesioner test drive DATSUN, hahahahaha).

Masuk pintu gerbang dealer NISSAN langsung disambut dengan ramah oleh petugas securitynya, kemudian diantar ke sales yang saya telpon tadi kemudian diterangkan spesifikasinya DATSUN sekalian melihat eksterior dan interiornya si DATSUN GO & GO+ langsung lanjut Test Drive, tak lupa pasukan besar saya juga saya kasih kesempatan test drive, hehehehehe. Dan akhirnya langsung saya pastikan saya beli mobil DATSUN GO+ PANCA T OPTION pada waktu itu juga (walaupun pembeliannya kredit maklum karyawan menengah ke bawah) dan mengurus administrasinya besok pagi.

Layanan purna jual

ov_20

Indonesia

My Go+ Is My Sun

3 Malam Tidak Tidur Karena Menjaga Si Sun.

8 februari 2015 jakarta sedang diguyur hujan deras khususnya disekitar rumah saya. Awalnya sihh biasa-biasa saja ketika air sudah naik hingga ke jalan. Tapi lama kelamaan air makin naik tinggi karena intrnsitas hujan semakin deras. Dengan inisiatif, saya menelpon ayah saya untuk pulang kerumah agar antisipasi jika air semakin tinggi. 2 jam menunggu (karena ayah saya juga menjemput adik saya yang sedang sekolah dan sudah terkepung banjir dimana mana) akhirnya ayah saya sampai dirumah. Tanpa pikir panjang ayah saya langsung menyalakan mobil untuk merubah posisi parkir agar mudah untuk mendongkrak. Setelah terparkir kemudian saya, ayah saya dan adik saya mulai mendongkrak mobil dan mengganjalnya dengan hebel (batu ringan) setebal 10 cm. Akhirnya kami berhasil mendongkrak dan mengganjal 4 ban mobil dengan hebel.

Hujan terus saja mengguyur dan air semakin naik. Yang sebelumnya air berada dibawah hebel. Sekarang air sudah menyentuh velg mobil. Khawatir air naik lagi, akhirnya kami berinisiatif menaikan dan menambah hebel satu-satu tiap ban. 

Pada sore hari hujan masih saja mengguyur. Kami sudah bingung karena stock hebel dirumah sudah habis. Akhirnya kami datang ke toko bangunan untuk membeli beberapa hebel. Akhirnya dengan segala keberanian, kami mendongkrak lagi dengan satu hebel tiap ban. Karena khawatir mobil akan "berenang" jika tidak ditahan. Maka dari itu ayah saya mengikat ban belakang dengan tali tambang ke pondasi rumah.

Malam hari kami tidur di toko(warung) karena posisi toko yg lebih tinggi dan tidak kebanjiran maka kami satu keluarga tidur didalam toko. Tapi hingga larut malam ayah saya masih belum tidur karena khawatir dengan kondisi mobil. Dan lebih mencemaskan lagi hujan masih turun walau dengan intensitas yang lebih rendah.

Pada subuh hari saya dan adik saya sudah dibangunkan oleh ayah saya agar siaga karena posisi air sudah menyentuh ban. Tapi hingga pagi hari air belum menyentuh velg.

Sekitar jam 8 pagi hujan mulai turun dengan intensitas sedang. Pusing sudah mulai mengganggu fikiran ayah saya. Karena ayah saya tahu ada konsekuensi jika mobil dinaikan lagi. Tapi demi menyelamatkan Si Sun ayah berani mengambil segala resiko yang ada.

Indonesia

Datsun GO hatchback adalah mobil pertama keluarga kecil saya, warnanya putih request anak saya Arka, mobil atas nama istri saya maksudnya biar berani belajar setir tp masih ciut nyalinya. 

Cerita seru kluarga kecil saya bersma Datsun dimulai waktu lebaran 2015 kemarin. Untuk pertama kalinya Datsun dibawa jauh mudik ke kampung halaman di surabaya. 

Meskipun banyak suara-suara sumbang yg kurang yakin mobil LCGC bisa buat perjalanan jauh, apalagi rencananya setelah dari surabaya mau ke malang, lanjut wonogiri kampung halaman alm.mertua trus jalan-jalan wisata ke jogja. Kami berangkat lebaran ke 2 jam 6 pagi dan syukur ga kena macet.keluar tol cipali sekitar jam 10an. 

Kami jg mampir di rest area Nissan Datsun yg keren abis, ada sofa empuk sampe kursi pijat, disediakan jg minuman dingin & mie cup. Surprisenya karena saya dan istri upload foto kita di rest area Nissan Datsun jd dapet 2pcs power bank gratis. Mobil jg d cek sama petugas bengkel.sampai surabaya total konsumsi bbm 450ribu Pertamax, bener deh Datsun terbukti irit.pulang dari surabaya kami ke malang, bagasi Datsun yg luas jd bisa nampung 2bh koper, perabotan, oleh2 smp berdus2 sari apel, mantep deh.petualangan yg super seru bersama Datsun dimulai selama perjalan balik ke jakarta. Dari malang kami mau ke wonogiri via pacitan jalur pantai selatan karena penasaran sama pantainya. Kami sempat mampir diblitar ke makam bung Karno. Jam 13.00 lanjut perjalanan pake aplikasi peta berhubung belum pernah lewat via pacitam. Ternyata petanya gak bener, coz sinyal provider kami hilang timbul so kami nyasar di trenggalek. Jalanan yg rusak naik turun berbelok2 dan curam. Sebelah kanan tebing sebelah kiri jurang.lebar jalan cuma muat 2 mobil pas2an.gak keitung berapa kali kami berhenti nanya jalan.rumah penduduk jarang banget, gak ada mobil lewat kecuali truk ngangkut kayu atau jerami. Perasaan tambah gak karuan karna bensin hampir habis, jalan jg belum mendatar dan belum ada perkampungan, istri saya udah panik karena hari hampir magrib takut gelap didaerah antah berantah dgn kondisi bensin hampir habis.

ov_21
ov_22

India

#datsunstories_in Pas pertama lihat Datsun GO+, rasanya seperti nemu mobil impian. Agak mengejutkan juga karena ada dua tipe alias ada 2 impian. Tampilan oke banget, grill bergaya D-Cut membentang di seputar lampu depan dan bempernya yang menutup 3 lubang udara bawah, bikin tampilan front-fascia alias bemper depan bawah mobil begitu keren. Sebelumnya aku sempat nyari mobil kayak gini. Setelah melihat tampilan, desain interior, jarak tempuh dan harganya Datsun GO+, sepertinya semua sesuai ekspektasiku. Setelah coba-coba riset lagi, aku gak mau nunggu-nunggu lagi buat beli Datsun GO+ ini. Seperti kata pepatah “dimana ada kemauan, di situ ada jalan, pada hari yang sama aku langsung booking Datsun di kotaku. Tanpa nunda-nunda lagi aku langsung ke dealer dan kasih DP. Di hari yang sama, aku juga langsung ke bank untuk ajukan pinjaman, yang disetujui 3 hari kemudian. Berkesan banget sih ada di dealer Datsun. Semua orang di sana sungguh bisa bekerjasama dan memenuhi banyak ekspektasi. Selang beberapa jam setelah semua dokumen  selesai, aku sudah bisa bawa pulang Datsun. Paling berkesan lagi pas ambil kunci untuk pertama kali. Pas nyetir rasanya juga tak bisa diungkapkan. Ada seneng campur surprise campur keren pas naik untuk pertama kalinya. Ketika aku bawa pulang ke kotaku, banyak yang mendekat karena aku adalah orang pertama yang naik Datsun GO+  di sini. Aku juga dapat layanan after sales yang juara banget. Sekarang udah hampir setahun dengan Datsun GO+ ini dan aku bisa bilang mobil ini berkualitas banget. Fiturnya banyak, harganya ringan. Aku benar-benar berterima kasih pada Datsun GO+.

Kepercayaan konsumen

ov_23

Indonesia

‪#‎ceritadatsun‬‬

Salam kenal nama saya Arie Sastro. Saya berasal dari desa kecil di daerah batang di kecamatan blado,tepatnya di ds jono.dari kecil saya bermimpi dan bercita cita bisa hidup seperti umunya orang yg memiliki segalanya.seperti keluarga,rumah,dan pastinya mobil.

Awal saya di besarkan di rumah nenek di sragen dari kecil umur 4th.disanalah saya di didik dan dikenalkan tentang hobby otomotif dan modifikasi oleh paman.

Mulai saya tumbuh dewasa hobby dan ide kreatif muncul seiring pergaulan dan masa perubahan saya,awal mula saya memiliki sebuah keluarga saya sudah punya mobil honda lx 89 kemudian saya jual saya ganti dengan timor 99 semua saya beli bekas.dari mobil tersebut saya mulai menuangkan ide kreatif dalam dunia otomotif,akan tetapi dengan perkembangan jaman mulailah saya berfikir bagaimana konsep modifikasi di sertai dengan bisnis?!.

Mualilah berfikir dan mencari pangsa pasar dan menganalisa mobil apakah yg akan meledak dan menjadi sebuah impian keluarga,kemudian mobil terahir timor saya jual dan mulai mencari mobil yg cocok dengan hobby saya dan keluarga.

Dengan sengaja mulailah saya mencoba satu persatu mobil LCGC yg beredar pertama di pasaran...dari mulai A,B,C saya coba 

Kebetulan saya berbisnis di modifikasi interior dan exterior jadi banyak konsumen datang pakai mobil LCGC tersebut.

Terfikir untuk hobby saya rasa dan menilai mobil LCGC yg pertama saya coba dari bentuk dan kenyamanan saya kurang suka karena menurut saya ini bukan pilihan keluarga dan hobby saya.setelah cukup lama saya mencari di internet bahwa masih ada satu lagi LCGC yg belum keluar namun sudah ada isu yg bernama DATSUN GO + saya coba menunggu dan penasaran.

Dan pada akhir di titik penantian dan mulai tidak pasti saya mendapatkan BC dari BBM marketing Nissan Tegal bernama Yudistira sekitar tanggal 13 juli 2014 msih ingat betul bc nya " datsun go sudah hadir di tegal bsk bisa langsung tes drive hub saya" itu sekitar pukul 13.30 siang.tanpa pikir panjang saya langsung tlfn dan pertama saya mencoba datsun go tersebut di tanggal 14 juli. 

Indonesia

Datsun merupakan mobil pertama yang kami miliki. Pada awalnya kebutuhan akan kendaraan belum menjadi kebutuhan yang mendesak bagi kami. Belum pernah pula terpikir bahwa kami akan membeli sebuah mobil baru dari showroom. Rasanya mustahil bagi kami dapat memiliki mobil dalam waktu dekat. 

Namun, karena kebutuhan yang menuntut suami yang mengharuskan untuk memasarkan produk kopi ke sentra oleh2 dan ke minimarket di Provinsi Bengkulu. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli kendaraan roda 4 yang nantinya akan juga membantu pekerjaan suami namun tetap bisa membawa kami sekeluarga untuk sekedar menikmati kota Bengkulu.  

Pikir pikir, pilah pilih dan tanya sana sini. Sempat terucap dari mulut saya “kapan yah bisa beli mobil baru yang buka bungkus?”sesaat setelah kami melihat di kemacetan ada sebuah perusahaan mobil sepertinya ingin mengantar mobil tersebut kepada konsumennya. Sambil lalu dan waktu pun berlalu.

Suatu saat kami melihat ada showroom Nissan Datsun yang baru akan selesai dibangun di Bengkulu. Melihat showroom nya saja sudah berdecak kagum,mobil sekelas Nissan dan Datsun buka showroom besar di Bengkulu ini betapa hebat pasarannya. Masih belum berpikir akan masuk. Karena kami sama sekali tidak berpikir akan membeli mobil baru. Karena dalam pikiran kami, kami berniat membeli mobil second. Setelah lama kami mencari mobil second. Bertemulah kami dengan salah seorang teman yang kini bekerja di Nissan Datsun Bengkulu. Beliau main kerumah bukan dengan maksud menawarkan produknya. Namun setelah kami berbincang seperti biasa. Saya iseng menanyakan harga dan spesifikasi mobil Datsun tersebut. Kemudian dia menjelaskan secara detail. Malam harinya, kami merasa penasaran dengan Datsun itu sendiri.

Sampai pada akhirnya, keesokan harinya saya mencari tahu tentang mobil Datsun melalui internet. Sampai saya print dan saya berikan highlighter. Kemudian kami membahasnya dirumah. Sampai pada akhirnya kami mencoba memberanikan diri untuk pergi ke showroom dengan alasan ingin bertemu dengan teman kami. Kemudian kami melihat sendiri mobil Datsun dishowroom tersebut sambil meminta brosur dan daftar harganya. Amazing adalah kata yang mungkin cukup menggambarkan perasaan kami saat itu. Mobil elegant dengan harga yang sangat amat miring.

Melihat antusias kami, teman kami tersebut menawarkan untuk test drive. Tak ragu kami beranikan diri untuk melakukan test drive. Begitu masuk ke dalamnya, perasaan yakin untuk membeli mobil tersebut makin menjadi. Kenyamanan yang kami rasakan. Begitu juga dengan kapasitas yang cukup luas mendukung kerja suami untuk memasarkan produk kami.Keyakinan makin menjadi karena mobil tersebut merupakan mobil LCGC yang didukung pemerintah.

Segeralah kami kembali ke showroom dalam waktu dekat. Untuk melakukan pemesanan kendaraan. Masih belum percaya yah bisa bolak balik ke showroom (norak) hihihi. Makanya kami sampe berfoto foto ria di showroom. Sampe pada akhirnya DP sudah diserahkan dan akhirnya si Datsun Blackies saya mendarat dengan selamat.

Alhamdulillah, mungkin saat saya mengucap kata kata kapan bisa punya mobil buka bungkus disitu ada malaikat lewat. Hihihi… Si GoPlus sekarang selalu siap sedia mengantarkan suami untuk memasarkan produk dan selalu siap menemani kami sekeluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Selalu merasa nyaman dan aman karena membeli mobil baru yang murah tapi nggak murahan.

Terimakasih Datsun…. 

ini #ceritadatsun ku, cerita kamu mana??

ov_24

Terjangkau

ov_25

Indonesia

CERITA DATSUN

Berawal dari ingin memiliki mobil sendiri dengan harga yang sesuai dengan isi kantong, kami (saya dan istri) mencari info berbagai jenis mobil hengan harga terjangkau dengan kelebihan dan kelemahan masing-masing. Salah satunya si ayla pernah kami coba/test drive keliling dikampung kami, dengan berbagai pertimbangan akhirnya kami sepakat tidak jadi meminang ayla.

Beberapa hari setelah itu, kami diberitahu adik kalau dimalang ada dealer Datsun. Sekedar info kalau rumah kami di daerah lodoyo/sutojayan kab blitar. Info yang kami peroleh bahwa Datsun adalah merk lama yang yang kini terlahir kembali. Kira-kira tanggal 13 Desember 2014 kami berangkat ke malang hanya untuk sekedar melihat Datsun saja. Sesampainya di dealer Datsun, kami ditemui salah satu sales, kami ngobrol, minta info mengenai kelebihan dan kekurangan Datsun. Setelah kami cukup puas dengan infonya, kami di tawari untuk test drive Datsun keliling kota Malang meskipun hanya sekitar lima belas menit. Setelah test drive, kami merasa jatuh cinta pada Datsun. Terutama pada mesinnya yang berkapasitas 1200 cc, kami merasakan berbeda dibanding dengan merk lain (yang sama-sama LCGC) Datsun lebih bertenaga, lebih manteb dan ada pilihan yang berbangku 7 (5+2) pada type Go+. Pada hari itu juga kami sepakat untuk meminang Datsun Go+ dan pilihan kami jatuh pada warna grey (abu-abu monyet).

Alhamdulillah, Sembilan hari berikutnya tepatnya tanggal 22 Desember 2014 mobilnya dikirim ke rumah kami. Mulai hari itu kami memberi nama keluarga baru kami dengan sebutan "si encun/si Gogrey". Dihari-hari berikutnya kemanapun pergi si Gogrey selalu menemani kami. Perjalanan jauh pertama bersama si Gogrey tgl 27 Desember 2014, kami sekeluarga ke Batu malang untuk menghadiri temu kangen keluarga besar dari mertua, Lodoyo-Batu berjarak sekitar 80 km (160 km PP) banyak lika-liku, naik dan turun melewati sisi timur pegunungan kelud, sisi barat gunung kawi. menembus perbukitan daerah ngantang, pujon, gunung panderman dan berakhir di daerah Songgoriti Batu.

Perjalanan terjauh kami berikutnya ketika kami mudik ke orang tua dan saudara kami ke Rembang Jawa Tengah pada pertengahan bulan Maret 2015. Dengan rute Blitar-Kediri-Nganjuk-Ngawi-Cepu-Blora-Sulang/Rembang. Ada rasa khawatir sebelum, karena pada mudik-mudik sebelumnya biasanya menggunakan kendaraan mesin diesel berbahan bakar solar kami biasa menyebutnya "macan" yaitu Izusu Panther keluaran 94, dan terkadang mudik dengan menggunakan sepeda motor. Baru kali ini menggunakan mobil dengan bahan bakar bensin. Ternyata perjalanan mudik kami bersama Anandayu Widdy Dewanti istri dan Azkiya/chacha anak kami tercinta sangat menyenangkan. Selama dikampung (Desa Jatimudo Kec.Sulang Kab.Rembang) kami sempatkan berkeliling kota bareng orang tua, ponakan dan keluarga kami. Senang rasanya bisa mengajak mereka keliling dengan si Gogrey meskipun hanya beberapa hari.

India

Halo semuanya, Juni 2015 kemarin, aku baru aja beli Datsun GO+ model T. Sebelum beli, banyak temen dan keluarga yang berusaha mencegahku untuk tidak membeli Datsun karena perusahaan ini masih pendatang baru di pasar otomotif India dan mereka bilang material mobil ini kurang berkualitas, tempat servis di India pun masih sedikit. Tapi niatku sudah bulat setelah lihat foto-foto dan tahu fitur Datsun dari internet. Mungkin ini bisa dibilang nekat, tapi aku membayar tanda jadi tanpa melakukan test drive atau merasakan langsung Datsun sama sekali. Seminggu setelah membayar DP, akhirnya datanglah Datsun yang kutunggu. Banyak orang yang melihat Datsun GO+ Model T ini terkejut. Mereka sepertinya tak percaya, sebagus inilah Datsun. Beberapa teman yang mencoba test drive dengan Datsunku, langsung berubah menjadi pemilik baru Datsun dalam 2 minggu. Mereka nyaman dengan mobil ini. Aku benar-benar berterima kasih pada Datsun India yang sudah membawakanku sebuah mobil impian yang terjangkau. Selamat juga pada Datsun GO DO yang akan datang ke India. Satu lagi, transmisi satu dan dua di Datsun GO+ sangat bagus. Di perbukitan Himachal Pradesh, tempatku tinggal, Datsun bisa berakselerasi dan menanjak kuat di perbukitan. Sekali lagi terima kasih pada Datsun, aku benar-benar bangga bisa menjadi bagian dari 100.000 pemilik Datsun.

ov_26

India

Halo, aku Lokesh Sharma dari Agra, India. Baru-baru ini aku beli Datsun, mobil impianku. Pas rencana beli, aku banyak survei mobil-mobil yang ada di pasaran. Namun ketika membandingkan Datsun dengan lainnya dari segi harga, Datsun adalah yang terbaik. Spesifikasi teknis Datsun lebih hebat dari mobil lain. Ketika aku bawa Datsun, banyak teman yang nyangka kalo ini harganya sekitar 6 atau 7 lakh (senilai 120an juta rupiah). Aku benar-benar berterima kasih pada Datsun. Ini adalah mobil pertama yang luar biasa. Dengan harga yang terjangkau ini, interior dan eksteriornya tetep bagus. Terima kasih sekali lagi untuk Datsun yang harganya best of the best.

Lihat bagaimana para pemilik Datsun menggunakan Datsun miliknya

Bersama Keluarga

ov_28

Indonesia

#CeritaDatsun, Si Putih Datsun Go + Mobil Pertamaku

Di Bulan Mei tahun 2015 aku membeli mobil baruku dengan berbagi pertimbangan panjang,referensi teman, survey di internet, test drive mobil datsun go di dealer nissan datsun gorontalo, dan mencari referensi majalah otomotif aku memilih dan membeli mobil Datsun Go + dengan berbagai kelebihannya dan kekurangannya aku memutukan untuk membeli di Dealer Nissan Datsun Gorontalo secara kredit dengan tabungan gajiku yang kusimpan bertahun tahun lamanya untuk bisa membeli mobil impian  pertamaku dan bantuan istriku juga akhirnya mobil impianku terwujud dengan nama si Putih,

Aku melenggang bersama Datsun go + panca Putihku yang konon jaman tahun 70 an mobil merek ini terbanyak penjualan disulawesi ada di gorontalo waktu jamannya panen kopra dulu. Mobilku menembus jalanan di kota Gorontalo dalam suasana gembira senang bersama keluargaku dan anak-anakku senang sekali bisa naik mobil baru sambil menikmati suasana jalan dan alunan musik didalam mobil ,oh teryata mobil putihku Acnya dingin sekali kabinnya terasa lega dan bagasinya luas dan mobil idaman keluarga karena bisa memuat sampai 7 orang lebih.bensinya irit lagi.ramah lingkungan sesuai slogan iklannya dan interior mewah serasa mobil sporty.

Pada suatu hari kupacu Datsun Putihku dengan kecepatan tinggi dengan keluargaku menuju Objek Wisata Waterboom Planet Gorontalo ,anehnya saat aku parkir di objek wisata banyak orang yang melirik dan bertanya mobil apa ini yang keren dan sporty ini ? dan aku hanya senyum-senyum saja sambil menyebutkan datsun go mereka mencoba melihat dan menfoto mobilku dengan penuh gembira, Dan setelah selesai acara rekreasi keluarga di Waterboom Planet Gorontalo aku melesat si putih bersama keluargaku kembali dengan Datsun yang sporty , kali ini menuju rumahku... From Hamzah Hippy,MT Kota Gorontalo

Indonesia

hashtag #CeritaDatsun - Inspirator Petualangan Sejati Keluarga Kami

AWAL MULA..

Ini kisah Kami tentang kedatangan anggota baru dalam keluarga yang sudah lama Kami idam-idamkan kehadirannya. Sosok dengan kekuatan dan keanggunannya akan selalu menemani kisah-kasih keluarga Kami selanjutnya..dalam suka duka Kita arungi perjalanannya bersama-sama..dialah Datsun Go + Panca..mobil masa depan para raisers,    para peniti jalan puncak dari para keluarga Indonesia yang bergerak maju, dan Kami  bangga menjadi bagian dari Mereka.:)

Jujur, sebelum Kami menoleh kepada mobil ini, sebagaimana umumnya orang-orang yang ingin memiliki mobil pertama, pastilah Kami melihat beragam jenis varian mobil..tentu yang sesuai dengan budget  yang Kami miliki. Pernah kami melihat A*ya, juga A*la, serta B*io semuanya menarik..tapi memilih mobil juga rupanya butuh cinta pada pandangan pertama ya ..:), itulah yang Kami - Saya & mantan pacar..:) - rasakan ketika secara tidak sengaja melihat Datsun Go + Panca sedang dipajang di depan halaman salah satu supermarket terkenal di perempatan  "Gaplek-Pamulang, Tangsel" . 

Kami rasakan mobil ini begitu "unik" karena memiliki ukuran yang proporsional dan garis-garis body yang modern dan dinamis   plus  memiliki kabin lega karena memiliki 3 baris tempat duduk penumpang. Untuk ukuran mobil yang disebut sebagai kelas LCGC (Low Cost Green Car), tentu mobil ini sudah lebih dari memadai bahkan boleh disebut sebagai mobil semi MPV (Multi Purpose Vehicle)  yang merupakan kelas mobil keluarga  di atasnya. Tentu hal ini membuat Kami jatuh cinta bersama-sama terhadap sesuatu yang bukan membuat kami saling cemburu, malah sebaliknya bakal membuat Kami jadi makin rukun..Oo so sweet.

Akhirnya setelah hitung ulang budget yang ternyata aman, pada sekitar akhir bulan Maret, Kami putuskan untuk mengunjungi salah satu show room mobil ini di bilangan TB. Simatupang. Singkat cerita akhirnya Kami memutuskan untuk segera membayar booking feesaat itu juga, sampai akhirnya di awal minggu ke-4 di bulan April Kami segera membayar DP atas mobil ini dan persis di tanggal 6 Mei 2015 akhirnya mobil keluarga idaman ini - yang Kami beri nama Maya - sudah sampai di rumah barunya dan resmi menjadi anggota keluarga baru kesayangan Kami.

ov_29
ov_30

Indonesia

Yuuk,,, Bersama DATSUN Kita Mudik Lebaran,,,,,

Tiba saatnya tahun ini kami sekeluarga Mudik Lebaran,, meski acara tahunan ini sudah biasa kami lakukan,,, namun ini kali mudik lebaran terasa berbeda ketika kami mudik lebaran ditemani kendaraan Datsun Go+,,, pertama sangat pass sekali buat keluarga kami yang ber 6 (enam),,, dan tidak ada masalah mengenai bagasi kendati tas dan koper kami bawa masing-masing karena kendaraan Datsun G0+ kami lengkapi dengan roof rack.

Mudik dengan Datsun Go+ ini sangat efisien sekali karena pada saat bbm (bahan bakar minyak) yang harganya naik tidak akan banyak berpengaruh terhadap kocek, mengingat Datsun Go+ ini sangat iriit sekali,,,, untuk segala medan selama perjalanan asiiiikkann,,,,. Kami berangkat dari Kota Bandung menuju pantura yang melewati daerah dengan topografi perbukitan,, waah ga ada masalah tu,,, performen tetap enak dan nyaman hingga ke Kota Cirebon kami melintas di jalan Tol Kanci,, sejenak kami istirahat di rest area chek point Nisan – Datsun, saat yang pass sekali untuk istirahat ngopi-ngopi dulu, dan mengecek kondisi kendaraan,, ternyata lancar aja tu ga ada masalah,, akhirnya kami hanya cek tekanan angin ban aja,,, udah selesai istirahat kami lanjutkan perjalanan menuju jalan Pantura (pantai utara jawa),, semakin enjoy aja karena jalan nya lurus dan ga banyak tanjakan dan turunan,, AC nya cukup dingin meskipun didaerah pesisir kami semua ga merasa kepanasan,, seperti mudik tahun-tahun sebelumnya, apa lagi banyak ceck point Nisan-Datsun,, kali ini kami istirahat di wilayah Alas Roban Jawa Tengah,, seperti biasa kami sekeluaraga ngopi dan makan snack yang telah disediakan sekalian menunggu kendaraan di check,, alih-alih ga ada masalah kami hanya cek tekanan angin ban aja,,,

Alhamdulillah kami sekeluaraga telah sampai tujuan di Kota Pati, ga terasa kami telah menempuh jarak 500 km an,,, meski penunjuk bensin masih ada,,, tapi kami coba mengisi bensin lagi 27 liter penuh,, ehh ternyata,, irit banget ,, Datsun Go+ ini.

Lantas kami ceritakan pengalaman perjalanan kami ini kepada saudara kami. Terima kasih Datsun #ceritadatsunby Partono @id_datsun

Indonesia

‪#‎ceritadatsun‬‬

Enam hari kerja rampung sudah. Hari ini, Minggu, raja siang menyemburatkan sinarnya begitu cerah. Saya lihat mobil kesayangan di garasi depan rumah, mobil pertama kami yang cukup mewah, Datsun Go+ Panca white metallic terparkir gagah.

Hari itu saya punya rencana untuk mengajak keluarga bertamasya ke Pantai Rancabuaya, sebuah objek wisata di kawasan Garut Selatan, objek wisata alami yang mampu menyihir setiap pengunjungnya. Tempat dan saat yang tepat untuk mencoba Datsun Go+ Panca berkelana di alam raya.

Persiapan pun segera kami lakukan. Semua perbekalan yang sekiranya kami butuhkan sudah disediakan. Kursi bagian paling belakang dilipat hingga lebih leluasa menampung barang-barang bawaan. Kedua anak kami terlihat sangat senang dan mereka duduk di jok tengah dengan nyaman. Sementara istri duduk di samping saya, di jok depan.

Jam menunjukkan pukul 07.15 WIB. Saya mengajak mereka berdoa dengan khidmat agar perjalanan lancar dan selamat. Setelah itu, kami pun berangkat menyusuri alur jalan tanpa penghambat. Di trek lurus, tikungan, turunan, maupun tanjakan, semuanya dilalui tanpa sendat. Untuk melepas penat, di tengah perjalanan kami pun beristirahat. Sambil menikmati pemandangan garis pantai sepanjang jalur Lingkar Selatan nan memikat, kami pun memakan bekal nan lezat, minum minuman segar, halal, dan bermanfaat.

Pukul 10.00 WIB tibalah kami di pantai Ranca Buaya. Air laut yang biru dengan ombak yang bergelora menyambut kami di sana. Anak-anak kami pun turun segera. Alat penangkap ikan mereka bawa serta. Di antara cekungan batu karang, di mana air laut sisa pasang tergenang, banyak ikan-ikan kecil aneka warna. Anak-anak kami tertawa saat mencoba menjaring ikan yang lincahnya tak terduga. Untuk dapat menangkapnya, ternyata butuh taktik dan kesabaran yang ekstra. Sungguh, ini merupakan pengalaman yang luar biasa.

Udara laut yang panas membuat kami ingin berendam di laut berlama-lama. Es kelapa muda yang dipesan sang istri dari warung sekitar pantai mampu menghilangkan dahaga seketika. Setelah puas bermain, serbaneka masakan seafood bakar dan goreng khas Ranca Buaya lengkap dengan sambal dan lalapnya sudah tersedia. Amboi, hidangan yang menggugah rasa dan membangkitkan selera. Langsung disantap saja tak bersisa. Sebagai pencuci mulut, rujak ulek pedas bermacam buah asam dan manis pun lekas dicerna. Hmmm… perpaduan kenikmatan yang tiada tara.

Kala lembayung senja menghiasi cakrawala dan camar hendak kembali ke sarang, kami pun berkemas pulang. Datsun Go+ Panca yang setia menunggu dipacu kembali di jalan lenggang. Alunan musik mendayu berpadu AC nan sejuk melenakan anak-anak hingga tertidur tenang. Benar-benar perjalanan penuh kesan yang ‘kan selalu terkenang.

Terima kasih, Datsun, suatu saat nanti kita kan tempuh perjalanan yang lebih mengasyikan lagi. Terima kasih, Datsun, suatu saat nanti kita 'kan tempuh perjalanan yang lebih mengasyikan lagi. Go dengan Datsun Go+ Panca, go-nya benar-benar plus, plus, pluuusss....!

ov_31
ov_32

Indonesia

Berbagi Moment Indah Di Borobudur

Hei, Bailina lagi di sini. Setelah perjalan ke Ujung Kulon, harmoni dalam keluarga kami tercipta dengan adanya si Bronzee. Seakan keranjingan, kami pun menemukan satu metode baru untuk membuat waktu kami semakin berkualitas.

Meski sehari-hari kami bergumul dengan pekerjaan kami masing-masing, dengan kehadiran Si Bronzee, waktu bersama kami bisa tercipta manakala akhir pekan dan liburan tiba. Salah satunya, kisah perjalanan kami yang satu ini.

"Selanjutnya kemana ya, Beh. Sebentar lagi kan libur panjang?" Tanyaku ke si Abeh. Pertanyaan simpel itu, memang tidak dijawab dalam kata-kata oleh suamiku. Namun, seakan memiliki ide dan rasa yang sama soal kualitas kebersamaan keluarga. Tanpa banyak bicara, Abeh selalu memberikan kenangan-kenangan indah bersama Si Bronzee.

"Borobudur, Yuk" kata si Abeh.

"Hah, Jogja? Yang bener Beh?" Gumamku dalam hati, tapi sumringah. Sebab, perjalanan jauh ini pasti membuahkan waktu yang sangat-sangat berkualitas untuk kami sekeluarga.

"Hayu, hayu, Beh..!! Kapan? Tanyaku.

"Besok, ajak Teh Elis (kakakku) dan keluarganya sekalian,” jawab si Abeh.

Tanpa berfikir lama, aku kontak Elis Jazilah, kakaku. Aku ajak dia untuk menikmati perjalanan lanjutnya dengan Si Bronze ke Borobudur. Ajakan itupun Diamini olehnya. Persis H-1 sebelum Natalan, Aku, Teh Elis, Bang Dunih (Suami Kakakku), Abdan (6 tahun) dan Moza (2 tahun) beserta Abeh, Kun Athira dan Kun Shahzad, berangkat ke Jogja.

Awalnya sempat ragu juga untuk melakukan perjalanan ini. Karena perjalanan kali ini sangat jauh bagiku, yang belum pernah naik kendaraan pribadi ke Jogja. Ditambah lagi, apakah muat 8 orang di mobil Datsun yang mungil ini? Tapi, karena ingin berbagi kebahagian dan ingin menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga kakakku, niat ke Jogja Aku kuatkan.

Tepat pada 24 Desember 2014 malam, Aku bersama keluarga Teh Elis pun mantap melaksanakan perjalanan ini. Wah, Aku benar-benar terkejut, Datsun yang mungil ini ternyata sangat nyaman untuk 8 orang. Aku sekeluarga duduk di kursi baris sopir berempat, sedang Teh Elis, Bang Dunih, Abdan dan Moza duduk di baris ke-2. Adapun baris ke-3 Si Bronzee penuh dengan barang-barang bawaan kami, koper, tas, dan lain sebagainya.

Indonesia

Datsun GO hatchback adalah mobil pertama keluarga kecil saya, warnanya putih request anak saya Arka, mobil atas nama istri saya maksudnya biar berani belajar setir tp masih ciut nyalinya. 

Cerita seru kluarga kecil saya bersma Datsun dimulai waktu lebaran 2015 kemarin. Untuk pertama kalinya Datsun dibawa jauh mudik ke kampung halaman di surabaya. 

Meskipun banyak suara-suara sumbang yg kurang yakin mobil LCGC bisa buat perjalanan jauh, apalagi rencananya setelah dari surabaya mau ke malang, lanjut wonogiri kampung halaman alm.mertua trus jalan-jalan wisata ke jogja. Kami berangkat lebaran ke 2 jam 6 pagi dan syukur ga kena macet.keluar tol cipali sekitar jam 10an. 

Kami jg mampir di rest area Nissan Datsun yg keren abis, ada sofa empuk sampe kursi pijat, disediakan jg minuman dingin & mie cup. Surprisenya karena saya dan istri upload foto kita di rest area Nissan Datsun jd dapet 2pcs power bank gratis. Mobil jg d cek sama petugas bengkel.sampai surabaya total konsumsi bbm 450ribu Pertamax, bener deh Datsun terbukti irit.pulang dari surabaya kami ke malang, bagasi Datsun yg luas jd bisa nampung 2bh koper, perabotan, oleh2 smp berdus2 sari apel, mantep deh.petualangan yg super seru bersama Datsun dimulai selama perjalan balik ke jakarta. Dari malang kami mau ke wonogiri via pacitan jalur pantai selatan karena penasaran sama pantainya. Kami sempat mampir diblitar ke makam bung Karno. Jam 13.00 lanjut perjalanan pake aplikasi peta berhubung belum pernah lewat via pacitam. Ternyata petanya gak bener, coz sinyal provider kami hilang timbul so kami nyasar di trenggalek. Jalanan yg rusak naik turun berbelok2 dan curam. Sebelah kanan tebing sebelah kiri jurang.lebar jalan cuma muat 2 mobil pas2an.gak keitung berapa kali kami berhenti nanya jalan.rumah penduduk jarang banget, gak ada mobil lewat kecuali truk ngangkut kayu atau jerami. Perasaan tambah gak karuan karna bensin hampir habis, jalan jg belum mendatar dan belum ada perkampungan, istri saya udah panik karena hari hampir magrib takut gelap didaerah antah berantah dgn kondisi bensin hampir habis.  

ov_33
ov_34

Indonesia

Datsun merupakan mobil pertama yang kami miliki. Pada awalnya kebutuhan akan kendaraan belum menjadi kebutuhan yang mendesak bagi kami. Belum pernah pula terpikir bahwa kami akan membeli sebuah mobil baru dari showroom. Rasanya mustahil bagi kami dapat memiliki mobil dalam waktu dekat. 

Namun, karena kebutuhan yang menuntut suami yang mengharuskan untuk memasarkan produk kopi ke sentra oleh2 dan ke minimarket di Provinsi Bengkulu. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli kendaraan roda 4 yang nantinya akan juga membantu pekerjaan suami namun tetap bisa membawa kami sekeluarga untuk sekedar menikmati kota Bengkulu.  

Pikir pikir, pilah pilih dan tanya sana sini. Sempat terucap dari mulut saya “kapan yah bisa beli mobil baru yang buka bungkus?”sesaat setelah kami melihat di kemacetan ada sebuah perusahaan mobil sepertinya ingin mengantar mobil tersebut kepada konsumennya. Sambil lalu dan waktu pun berlalu.

Suatu saat kami melihat ada showroom Nissan Datsun yang baru akan selesai dibangun di Bengkulu. Melihat showroom nya saja sudah berdecak kagum,mobil sekelas Nissan dan Datsun buka showroom besar di Bengkulu ini betapa hebat pasarannya. Masih belum berpikir akan masuk. Karena kami sama sekali tidak berpikir akan membeli mobil baru. Karena dalam pikiran kami, kami berniat membeli mobil second. Setelah lama kami mencari mobil second. Bertemulah kami dengan salah seorang teman yang kini bekerja di Nissan Datsun Bengkulu. Beliau main kerumah bukan dengan maksud menawarkan produknya. Namun setelah kami berbincang seperti biasa. Saya iseng menanyakan harga dan spesifikasi mobil Datsun tersebut. Kemudian dia menjelaskan secara detail. Malam harinya, kami merasa penasaran dengan Datsun itu sendiri.

Sampai pada akhirnya, keesokan harinya saya mencari tahu tentang mobil Datsun melalui internet. Sampai saya print dan saya berikan highlighter. Kemudian kami membahasnya dirumah. Sampai pada akhirnya kami mencoba memberanikan diri untuk pergi ke showroom dengan alasan ingin bertemu dengan teman kami. Kemudian kami melihat sendiri mobil Datsun dishowroom tersebut sambil meminta brosur dan daftar harganya. Amazing adalah kata yang mungkin cukup menggambarkan perasaan kami saat itu. Mobil elegant dengan harga yang sangat amat miring.

Melihat antusias kami, teman kami tersebut menawarkan untuk test drive. Tak ragu kami beranikan diri untuk melakukan test drive. Begitu masuk ke dalamnya, perasaan yakin untuk membeli mobil tersebut makin menjadi. Kenyamanan yang kami rasakan. Begitu juga dengan kapasitas yang cukup luas mendukung kerja suami untuk memasarkan produk kami.Keyakinan makin menjadi karena mobil tersebut merupakan mobil LCGC yang didukung pemerintah.

Segeralah kami kembali ke showroom dalam waktu dekat. Untuk melakukan pemesanan kendaraan. Masih belum percaya yah bisa bolak balik ke showroom (norak) hihihi. Makanya kami sampe berfoto foto ria di showroom. Sampe pada akhirnya DP sudah diserahkan dan akhirnya si Datsun Blackies saya mendarat dengan selamat.

Alhamdulillah, mungkin saat saya mengucap kata kata kapan bisa punya mobil buka bungkus disitu ada malaikat lewat. Hihihi… Si GoPlus sekarang selalu siap sedia mengantarkan suami untuk memasarkan produk dan selalu siap menemani kami sekeluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Selalu merasa nyaman dan aman karena membeli mobil baru yang murah tapi nggak murahan.

Terimakasih Datsun…. 

ini #ceritadatsun ku, cerita kamu mana??

Indonesia

CERITA DATSUN

Berawal dari ingin memiliki mobil sendiri dengan harga yang sesuai dengan isi kantong, kami (saya dan istri) mencari info berbagai jenis mobil hengan harga terjangkau dengan kelebihan dan kelemahan masing-masing. Salah satunya si ayla pernah kami coba/test drive keliling dikampung kami, dengan berbagai pertimbangan akhirnya kami sepakat tidak jadi meminang ayla.

Beberapa hari setelah itu, kami diberitahu adik kalau dimalang ada dealer Datsun. Sekedar info kalau rumah kami di daerah lodoyo/sutojayan kab blitar. Info yang kami peroleh bahwa Datsun adalah merk lama yang yang kini terlahir kembali. Kira-kira tanggal 13 Desember 2014 kami berangkat ke malang hanya untuk sekedar melihat Datsun saja. Sesampainya di dealer Datsun, kami ditemui salah satu sales, kami ngobrol, minta info mengenai kelebihan dan kekurangan Datsun. Setelah kami cukup puas dengan infonya, kami di tawari untuk test drive Datsun keliling kota Malang meskipun hanya sekitar lima belas menit. Setelah test drive, kami merasa jatuh cinta pada Datsun. Terutama pada mesinnya yang berkapasitas 1200 cc, kami merasakan berbeda dibanding dengan merk lain (yang sama-sama LCGC) Datsun lebih bertenaga, lebih manteb dan ada pilihan yang berbangku 7 (5+2) pada type Go+. Pada hari itu juga kami sepakat untuk meminang Datsun Go+ dan pilihan kami jatuh pada warna grey (abu-abu monyet).

Alhamdulillah, Sembilan hari berikutnya tepatnya tanggal 22 Desember 2014 mobilnya dikirim ke rumah kami. Mulai hari itu kami memberi nama keluarga baru kami dengan sebutan "si encun/si Gogrey". Dihari-hari berikutnya kemanapun pergi si Gogrey selalu menemani kami. Perjalanan jauh pertama bersama si Gogrey tgl 27 Desember 2014, kami sekeluarga ke Batu malang untuk menghadiri temu kangen keluarga besar dari mertua, Lodoyo-Batu berjarak sekitar 80 km (160 km PP) banyak lika-liku, naik dan turun melewati sisi timur pegunungan kelud, sisi barat gunung kawi. menembus perbukitan daerah ngantang, pujon, gunung panderman dan berakhir di daerah Songgoriti Batu.

Perjalanan terjauh kami berikutnya ketika kami mudik ke orang tua dan saudara kami ke Rembang Jawa Tengah pada pertengahan bulan Maret 2015. Dengan rute Blitar-Kediri-Nganjuk-Ngawi-Cepu-Blora-Sulang/Rembang. Ada rasa khawatir sebelum, karena pada mudik-mudik sebelumnya biasanya menggunakan kendaraan mesin diesel berbahan bakar solar kami biasa menyebutnya "macan" yaitu Izusu Panther keluaran 94, dan terkadang mudik dengan menggunakan sepeda motor. Baru kali ini menggunakan mobil dengan bahan bakar bensin. Ternyata perjalanan mudik kami bersama Anandayu Widdy Dewanti istri dan Azkiya/chacha anak kami tercinta sangat menyenangkan. Selama dikampung (Desa Jatimudo Kec.Sulang Kab.Rembang) kami sempatkan berkeliling kota bareng orang tua, ponakan dan keluarga kami. Senang rasanya bisa mengajak mereka keliling dengan si Gogrey meskipun hanya beberapa hari. 

ov_35

India

 @DatsunIndia #DatsunGo adalah mobil pertamaku yang sudah kukendarai sejak 1,5 tahun lalu dan sekarang benar-benar menjadi bagian dari keluarga, karena Datsun GO sepertinya sangat memahamiku #datsunstories_in

ov_05

Indonesia

Berbagi Moment Indah Di Borobudur

Hei, Bailina lagi di sini. Setelah perjalan ke Ujung Kulon, harmoni dalam keluarga kami tercipta dengan adanya si Bronzee. Seakan keranjingan, kami pun menemukan satu metode baru untuk membuat waktu kami semakin berkualitas.

Meski sehari-hari kami bergumul dengan pekerjaan kami masing-masing, dengan kehadiran Si Bronzee, waktu bersama kami bisa tercipta manakala akhir pekan dan liburan tiba. Salah satunya, kisah perjalanan kami yang satu ini.

"Selanjutnya kemana ya, Beh. Sebentar lagi kan libur panjang?" Tanyaku ke si Abeh. Pertanyaan simpel itu, memang tidak dijawab dalam kata-kata oleh suamiku. Namun, seakan memiliki ide dan rasa yang sama soal kualitas kebersamaan keluarga. Tanpa banyak bicara, Abeh selalu memberikan kenangan-kenangan indah bersama Si Bronzee.

"Borobudur, Yuk" kata si Abeh.

"Hah, Jogja? Yang bener Beh?" Gumamku dalam hati, tapi sumringah. Sebab, perjalanan jauh ini pasti membuahkan waktu yang sangat-sangat berkualitas untuk kami sekeluarga.

"Hayu, hayu, Beh..!! Kapan? Tanyaku.

"Besok, ajak Teh Elis (kakakku) dan keluarganya sekalian,” jawab si Abeh.

Tanpa berfikir lama, aku kontak Elis Jazilah, kakaku. Aku ajak dia untuk menikmati perjalanan lanjutnya dengan Si Bronze ke Borobudur. Ajakan itupun Diamini olehnya. Persis H-1 sebelum Natalan, Aku, Teh Elis, Bang Dunih (Suami Kakakku), Abdan (6 tahun) dan Moza (2 tahun) beserta Abeh, Kun Athira dan Kun Shahzad, berangkat ke Jogja.

Awalnya sempat ragu juga untuk melakukan perjalanan ini. Karena perjalanan kali ini sangat jauh bagiku, yang belum pernah naik kendaraan pribadi ke Jogja. Ditambah lagi, apakah muat 8 orang di mobil Datsun yang mungil ini? Tapi, karena ingin berbagi kebahagian dan ingin menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga kakakku, niat ke Jogja Aku kuatkan.

Tepat pada 24 Desember 2014 malam, Aku bersama keluarga Teh Elis pun mantap melaksanakan perjalanan ini. Wah, Aku benar-benar terkejut, Datsun yang mungil ini ternyata sangat nyaman untuk 8 orang. Aku sekeluarga duduk di kursi baris sopir berempat, sedang Teh Elis, Bang Dunih, Abdan dan Moza duduk di baris ke-2. Adapun baris ke-3 Si Bronzee penuh dengan barang-barang bawaan kami, koper, tas, dan lain sebagainya.

Pemilik Datsun Pria

ov_38

Indonesia

I wasn’t born with silver spoon in my mouth..

sebuah pepatah dalam bahasa Inggris yang berarti saya tidak lahir sebagai anak orang kaya..

That’s me, itulah saya.. besar dan tumbuh remaja hingga dewasa dengan sederhana.. Hingga kata sederhana telah merasuk dalam menjadi filosofi langkah dan jalan hidup saya..

Hingga lulus kuliah Diploma di 2004, menjalani ikatan dinas 5 tahun hingga 2009, serta akhirnya mengundurkan diri dan berusaha mandiri merintis usaha di awal 2013.. saya selalu berusaha berpikir sederhana, menyusun cita-cita, lalu GO.. pergi ke depan dengan usaha terbaik yang saya punya..

Sesungguhnya dulu tidak terbayangkan oleh diri saya yang remaja dan muda, untuk memiliki mobil pribadi.. Saya Cuma berusaha GO, melewati setiap tantangan dalam hari-hari hidup saya dan menjalaninya dengan bahagia..

Memulai usaha dengan kendaraan box kecil, belum terbersit di benak saya untuk memiliki kendaraan untuk keluarga.. hingga ada program mobil LCGC di Indonesia.. Saya melihat iklan Datsun GO, tagline yang saya ingat adalah “Kendaraan yang langsung membuat anda GO”, cukup menyetrum perhatian saya, tapi belum cukup membuat saya berminat memilikinya..

Beberapa bulan kemudian, dikarenakan kebutuhan keluarga dan ketersediaan sedikit dana untuk uang muka, barulah saya berpikir untuk GO memiliki kendaraan penumpang. Mengumpulkan berbagai brosur mobil LCGC, bergabung ke halaman komunitas pemilik LCGC, hingga membuka situs-situs resmi mobil LCGC, mulai jadi kegiatan saya di waktu senggang. Hingga akhirnya di bulan Maret 2015, saya memutuskan bahwa Datsun GO adalah mobil yang paling tepat untuk saya miliki.

Tidak terasa sudah setengah tahun Datsun GO menemani saya. Saya tidak tahu apakah sekarang saya sudah memiliki sendok perak di mulut saya. Yang saya tahu adalah saya terus menjalani hidup, mengejar mimpi dan cita-cita saya, dan berteriak dalam hati setiap hari untuk terus GO.. Tapi sekarang saya tidak GO sendiri, ada Datsun GO menemani saya untuk terus menapaki aspal jalan raya dan aspal kehidupan saya, menjadi bagian dari 100.000 kisah datsun lainnya.. Let’s GO..

#ceritaDatsun

Indonesia

Nyaris Kehabisan Bensin? --No Way-- Klip, klip, Klip, indikator bensin Datsun yg kutunggangi tinggal 2km. Sepanjang perjalanan perapatan Joglo-Senayan gak ada Pom Bensin.. Tapi modal yakin, terus aku pacu si Goples menuju senayan untuk ikut acara festival laut bersama kawan2ku. Akhirnya modal bensin ala kadarnya sampe juga ke GBK (Glora Bung Karno), Senayan.

Kepanikan dimulai saat pulang dari GBK. Maklum aku tak hapal banyak jalan di jakarta. Klip, klip, Klip indikator bensin hanya menunjukkan garis-garis dan tak ada tanda berapa KM lagi sisa bensin.

Klip, Klip indikator bensin kini kalah kencang dengan dag, dig, dug detak janrungku. "Busyet, nyampe kaga nih ke SPBU?" Panik.

Telusuri jalan patal senayan, tanya sana sini, jreeeng, "SPBU mana ada sebelah sini, mas" ucap satpam perumahan yg ku tanya. Coba ke alteri permata hijau.. sudah 2KM aku pacu si Goples, SPBU pun tak kelihatan.

Aku baru ingat kalau ada SPBU di daerah kebayoran, jaraknya sekitar 2KM lagi dari alteri permata hijau. Nekad, aku pacu si Goples menelusiri, sepanjang jalur alteri permata hijau-alteri pondok indah 

Dag, Dig, Dug, gila macet banget. Aku lihat indikator bensin tidak berubah.. tidak menunjukkan satu angkapun sisa kilometer dengan bensin yg ku punya. Sekali lagi nekad. 

Taraaaa.. sudah 6-7 kilo perjalanan dengan kemacetan yg kulaui dari GBK-Kebayoran. Akhirnya SPBU pas di depan mataku. Mantab, goples nyaris bikin aku hopeless (putus asa). Tapi dengan keyakinanku bahwa Goples si raja irit. Aku tepikan semua kekhawatiran akan kehabisan bensin.

Di SPBU langsung aku isi full tangki bensin si Goples. "Nyaris Habis Bensin dengan Goples, Apa Kata Dunia?" kali ini aku selamat, si raja irit kembali membuktikan tajinya.. mantaaaab... modal 2KM bisa keliling di tengah kemacetan dengan jarak lebih dari 14KM. Entah keberuntunganku, entah memang si Goples ini Irit. Tapi ya sudahlah, yg penting sampe di rumah gak pake kehabisan bensin.

ov_39
ov_40

Indonesia

Datsun Mobil Pertamaku

Pilihan mobil pertama saya ke Datsun Goplus hasil ubek-ubek di forum internet. Mesin 1200 cc, tiga baris, eco indicator, immobilizer, sensor parkir, MID indicator: Wah, teknologi mewah yang dibenamkan, membuat nilai Goplus melebihi uang yang dikeluarkan. Istilahnya, mewah dan termurah di kelasnya. Bahkan dalam resensi otomotif, ada pengamat membandingkan Datsun dengan mobil MPV merek sebelah yang harga jauh di atas Datsun.

Seminggu sebelum mobil dikirim saya kursus mengemudi, ujian mendapatkan Sim A. Setelahnya saat STNK dan SIM A keluar, bersama istri saya tancap gas dari Jakarta ke Bandung. Itu pengalaman menyetir sendiri keluar kota. Senangnya menikmati kota Bandung yang dingin. Perjalanan selanjutnya, kami ke Yogyakarta, pamer ke mertua, hehe.

Keluarga di Jambi belum tahu saya punya mobil. Tak perlu dikasih tahu, kasih suprise aja, mendadak pulang kampung. 

Maka, sebulan kemudian: jam 5 pagi buta saya dan istri di tol menuju Merak untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung. Informasinya, waktu ideal menyeberang jam 7 pagi. Ajaibnya, perjalanan Kemayoran ke Merak saya tempuh hanya menghabiskan bensin Petramax 1 garis, iritnya luar biasa! 

Jam 7 pagi, kami sudah di antrian pintu masuk pelabuhan. Celakannya, tiket penyeberangan fery Merak-Bakauheni Rp.370.000,- dan tak bisa debit! Harus tunai! Saya meminggirkan mobil, turun berjalan jauh lewat jembatan penumpang, mencari atm di pintu depan. Satu jam kemudian, saat saya kembali kapal sudah berlayar, harus menunggu kapal berikutnya jam 12, hadehh hehehe. 

Indonesia

"GO+ Bertenaga di Medan Tanjakan Curam"

Perjalanan mudik 2015 dari Jakarta menuju Yogyakarta, trip H+1 lebaran etape kedua adalah ruas Cirebon-Yogyakarta. Tuntas melepas rindu kuliner loenpia Semarang, kembali goples diarahkan menuju tol Tembalang-Bawen dengan satu tekad kuat, uji torsi! Selesai membayar tol, selain suguhan panorama perbukitan Semarang-Ungaran, tanpa kompromi mesin diminta perahan tenaganya untuk terus menanjak. Pendapat pribadi saya, kecuraman sudut tanjakan di tol ini lebih besar dari tol Cipularang, yang mana saya sudah familiar medannya dan strategi gear-shiftingnya. Saya berkecenderungan sebagai eco-driver. Namun kali ini, dengan pertimbangan level of confident yang berbeda (karena biasanya di medan ini menggunakan sedan Eropa berkapasitas 3 liter), eco-driving dikesampingkan sesaat. Apa yang terjadi, alih-alih underpower, saya malah menikmati derap demi derap kucuran tenaganya, hasil pembakaran BBM RON 92, dimana dalam kondisi tanjakan ekstrem sedemikian, goples masih enteng melaju dalam batas kecepatan maksimum yang diperkenankan, dengan berlari-lari kecil bersama sebuah SUV turbodiesel yang memiliki torsi lebih dari 300 Nm! Stabilitas lowering-kit OEM Datsun sangat mumpuni ditambah kepercayaan pada sistem pengereman yang sudah familiar. Buat saya, goples lolos uji tanjakan part 1. Lebih lanjut dalam kesempatan lain saya lengkapi dengan uji tanjakan part 2 saat arus balik. #ceritaDatsun

ov_41
ov_42

Indonesia

Sebagai seorang marketing,Motor menjadi sahabat untuk mlangkah kemana2.

Bagai sebuah tagline wajib marketing.

PANAS KEPANASAN,HUJAN KEHUJANAN. Panas bau matahari dan hujan bikin jaket baulembab dan sepatu basah bau kaki belum lagi rambut yg selalu lepek karena ditimpa helm...hahaha.

Ga banget kan..? Apalgi bg marketing yg selalu bertemu dgn calon nasabah.

Selain bekerja saya juga membantu usaha ibu.

Taboh dietary catering, catering healthy food yg sudah setahun ini dijalankan.

Pernah ada cerita tak terlupakan saat saya cuti kerja.Kita pernah dpat order 60 porsi salad buah dgn +- 15alamat antar. Saat salad ready & jam antar tiba tiba hujan besar,satu2nya cara adalah menerobos hujan dgn motor dan pakai jas hujan dan menutupi salad dgn plastik.

Alhasil..ada 5 porsi tidak ter antar dan besoknya saya sakit.

Klo musim panas. Tangan bisa belang dan panas.

Karena hal2 itulah, MIMPI punya sbuah mobil dimulai.

Sebagai marketing mobil membantu Biar tetap wangi, rambut yg diberi pomade tetap rapi dan percaya diri didepan nasabah.

Dan untuk usaha catering mobil mebuat smua antaran catering tepat waktu.

Dan yg terpenting mobil ga buat kepansan /kehujanan hehehehe.

Krn gaji marketing tidak besar.

Maka pilihan yg tepat u/ saya adalah sebuah mobil lcgc

Nah dari banyak mobil lcgc. Datsun go panca lah yg sejak awal menarik hati.

Bentuk body yg sporty dan kelihatan paling keren diantara mobil jenis lgcc lain serta fitur2 keren yg makin buat kita semakin nyaman dan percaya diri.

Bagasi juga besar untuk antar catering.

Selain itu Datsun jg brand ternama.

Satu MIMPI terwujud..Datsun go panca warna hitam t option jadi pilihan saya yg resmi menghuni garasi 14 agustus 2015.

MIMPI Kedepannya kita berencana menjual salad buah dan cheesy wings dgn datsun setiap weekend di tempat2 keramaian

Lumayan u/ nambah2 bayar cicilan di datsun finance.

Datsun juga buat gw makin mudah kulineran untuk cari bahan postingan gw di akun kuliner @lampungkuliner .

Datsun adalah mobil pertama dan IMPIAN gw yg membantu mewujudkan satu persatu MIMPI lainnya..amiennnn

Indonesia

Datsun ..... mobil mini keluarga

Inilah mobil keluarga pertama kali bagi kami. Mobil yang sangat berkesan ketika kami akan berkunjung ke rumah nenek di Megetan, Jawa Timur dalam rangka libur Lebaran tahun 2015. Apakah yang pertama kali dipikirkan untuk mobil yang berangkat di sore hari dari Situbondo ke Magetan dengan jarak sekitar 350 km dan membawa 5 orang dengan nyaman + barang bawaan yang banyak? 2 orang anak kami masih kecil dengan 1 orang anak bungsu yang masih bayi sehingga terpikir untuk membuat bangku kayu kecil sebagai bahan penyekat di kolong row 2 sehingga bisa dijadikan tempat tidur yang nyaman untuk sebuah perjalanan dari sore hingga malam dan hal itu akan membuat anak-anak tertidur sedangkan untuk yang bayi tentunya digendong bersama dengan ibunya.

Saya pun membuat bangku kecil dan memodifikasi seperti layaknya ruang tenpat tidur bagi row 2 dan untuk row 3 dijadikan tempat bagasi barang. Pas hari H nya, sebuah tempat tidur pun tersedia dengan seketika dan wow ......... kedua anak kami pun terkesima dan teriak dengan riang dan segera berebut masuk untuk menempati ruang row 2 dan istri saya beserta bayinya tentunya duduk di depan disamping saya sebagai sopir. Pada sore itu, kami sekeluarga berangkat ke rumah nenek dan sesaat kemudian, anak-anakpun sudah tertidur dengan pulas (kondisi AC nyala kekuatan 2 dan juga anak-anak kecapekan belum tidur dari siang hari). Perjalanan malam pun dilalui dengan senyap dengan sekali berhenti untuk makan malam serta isi pertamax di pom bensin. Akhirnya, kami tiba dengan selamat di rumah nenek sekitar jam 1 an dini hari.

Pengalaman yang tak terlupakan lagi ketika kami pulang dari rumah nenek kembali ke Situbondo setelah libur lebaran. Apa hayo ..? pastilah banyak barang bawaan yang harus dibawa dari desa seperti beras, bawang merah dan hasil panen lainnya dari ladangnya nenek. Semuanya muat masuk ke bagasi row 3 dengan sedikit barang lainnya disisipkan disela-sela bangku kayu serta bawah kursi jok. Kami pulang dengan mampir ke daerah wisata terutama waterboom untuk mengusir kelelahan dalam waktu perjalanan. Kami berangkat dari pagi hari dan sampai di rumah Situbondo pada sore menjelang malam. Perjalanan kami dengan mobil Datsun dilakukan dengan santai tanpa beban ketergesaan.

Thanks to Datsun as my first affordable mini family car for creating our dream to be came true

#ceritadatsun

ov_43

Indonesia

Saya dari kota kecil di timur pulau jawa tepatnya di kabupaten Jember, sekitar tahun 2013 saya lihat iklan Datsun GO dan GO+ di salah satu surat kabar ternama di Jawa Timur. Mulai dari lihat tampilan iklannya dan saya belum membaca isinya, saya sudah tertarik (bagus nich mobil dilihat dari segala segi dalam hati saya) kemudian saya lanjutkan dengan baca spesifikasinya, ampun saya tambah tertarik apalagi lihat harga On The Roadnya (untuk Jakarta dan sekitarnya pada waktu itu), dalam hati sempat berkata kapan ya mobil bagus ini bisa masuk Jember.

Akhirnya menurut pepatah jawa “rek wis rejeki gak kiro mblayu nang endi” (kalau sudah rejeki gak akan lari kemana) dan saya ingat pasti pada waktu itu bulan Oktober 2014, kebetulan saya jadi panitia Wedding salah satu relasi di salah satu hotel ternama di kabupaten Jember, pas sepi tamu undangan saya keluar untuk menghilangkan penat, pas di depan hotel tersebut ada supermarket terkenal di Jember, iseng sekalian mau cari softdrink untuk menghilangkan dahaga, pas saya mau masuk pelataran parkir supermarket tersebut ternyata ada beberapa stand produk otomotif yang dipamerkan, kemudian saya lihat satu persatu stand-stand tersebut mata saya langsung tertuju pada satu merk produk mobil terkenal yaitu DATSUN setelah saya lihat (pada waktu itu yang dipamerkan adalah DATSUN GO+ PANCA T OPTION) seperti ada aliran listrik di hati saya bahwa sepertinya mobil ini gak asing bagi saya dan rasanya sudah familier di mata saya (langsung saya teringat iklan di surat kabar terbitan 1 (satu) tahun yang lalu).

Tanpa berpikir panjang langsung saya telpon istri saya untuk segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)kata yang lagi booming dari bahasa hukum. Setelah istri saya datang langsung saya ambil selebaran di kaca mobil DATSUN GO+ tersebut dan langsung saya nomer telpon salesnya yang ada di situ, ALHAMDULILLAH langsung diterima dan saya langsung disuruh Test Drive di dealer NISSAN yang tidak jauh dari tempat tersebut, sebelum meluncur ke TKP dealer NISSAN saya telpon semua keluarga besar saya untuk ikut Test Drive ke dealer NISSAN (itung-itung sekalian promosi sekaligus cari kuesioner test drive DATSUN, hahahahaha).

Masuk pintu gerbang dealer NISSAN langsung disambut dengan ramah oleh petugas securitynya, kemudian diantar ke sales yang saya telpon tadi kemudian diterangkan spesifikasinya DATSUN sekalian melihat eksterior dan interiornya si DATSUN GO & GO+ langsung lanjut Test Drive, tak lupa pasukan besar saya juga saya kasih kesempatan test drive, hehehehehe. Dan akhirnya langsung saya pastikan saya beli mobil DATSUN GO+ PANCA T OPTION pada waktu itu juga (walaupun pembeliannya kredit maklum karyawan menengah ke bawah) dan mengurus administrasinya besok pagi.

ov_45

Indonesia

My Go+ Is My Sun

3 Malam Tidak Tidur Karena Menjaga Si Sun.

8 februari 2015 jakarta sedang diguyur hujan deras khususnya disekitar rumah saya. Awalnya sihh biasa-biasa saja ketika air sudah naik hingga ke jalan. Tapi lama kelamaan air makin naik tinggi karena intrnsitas hujan semakin deras. Dengan inisiatif, saya menelpon ayah saya untuk pulang kerumah agar antisipasi jika air semakin tinggi. 2 jam menunggu (karena ayah saya juga menjemput adik saya yang sedang sekolah dan sudah terkepung banjir dimana mana) akhirnya ayah saya sampai dirumah. Tanpa pikir panjang ayah saya langsung menyalakan mobil untuk merubah posisi parkir agar mudah untuk mendongkrak. Setelah terparkir kemudian saya, ayah saya dan adik saya mulai mendongkrak mobil dan mengganjalnya dengan hebel (batu ringan) setebal 10 cm. Akhirnya kami berhasil mendongkrak dan mengganjal 4 ban mobil dengan hebel.

Hujan terus saja mengguyur dan air semakin naik. Yang sebelumnya air berada dibawah hebel. Sekarang air sudah menyentuh velg mobil. Khawatir air naik lagi, akhirnya kami berinisiatif menaikan dan menambah hebel satu-satu tiap ban. 

Pada sore hari hujan masih saja mengguyur. Kami sudah bingung karena stock hebel dirumah sudah habis. Akhirnya kami datang ke toko bangunan untuk membeli beberapa hebel. Akhirnya dengan segala keberanian, kami mendongkrak lagi dengan satu hebel tiap ban. Karena khawatir mobil akan "berenang" jika tidak ditahan. Maka dari itu ayah saya mengikat ban belakang dengan tali tambang ke pondasi rumah.

Malam hari kami tidur di toko(warung) karena posisi toko yg lebih tinggi dan tidak kebanjiran maka kami satu keluarga tidur didalam toko. Tapi hingga larut malam ayah saya masih belum tidur karena khawatir dengan kondisi mobil. Dan lebih mencemaskan lagi hujan masih turun walau dengan intensitas yang lebih rendah.

Pada subuh hari saya dan adik saya sudah dibangunkan oleh ayah saya agar siaga karena posisi air sudah menyentuh ban. Tapi hingga pagi hari air belum menyentuh velg.

Sekitar jam 8 pagi hujan mulai turun dengan intensitas sedang. Pusing sudah mulai mengganggu fikiran ayah saya. Karena ayah saya tahu ada konsekuensi jika mobil dinaikan lagi. Tapi demi menyelamatkan Si Sun ayah berani mengambil segala resiko yang ada.

Indonesia

‪#‎ceritadatsun‬‬

Salam kenal nama saya Arie Sastro. Saya berasal dari desa kecil di daerah batang di kecamatan blado,tepatnya di ds jono.dari kecil saya bermimpi dan bercita cita bisa hidup seperti umunya orang yg memiliki segalanya.seperti keluarga,rumah,dan pastinya mobil.

Awal saya di besarkan di rumah nenek di sragen dari kecil umur 4th.disanalah saya di didik dan dikenalkan tentang hobby otomotif dan modifikasi oleh paman.

Mulai saya tumbuh dewasa hobby dan ide kreatif muncul seiring pergaulan dan masa perubahan saya,awal mula saya memiliki sebuah keluarga saya sudah punya mobil honda lx 89 kemudian saya jual saya ganti dengan timor 99 semua saya beli bekas.dari mobil tersebut saya mulai menuangkan ide kreatif dalam dunia otomotif,akan tetapi dengan perkembangan jaman mulailah saya berfikir bagaimana konsep modifikasi di sertai dengan bisnis?!.

Mualilah berfikir dan mencari pangsa pasar dan menganalisa mobil apakah yg akan meledak dan menjadi sebuah impian keluarga,kemudian mobil terahir timor saya jual dan mulai mencari mobil yg cocok dengan hobby saya dan keluarga.

Dengan sengaja mulailah saya mencoba satu persatu mobil LCGC yg beredar pertama di pasaran...dari mulai A,B,C saya coba 

Kebetulan saya berbisnis di modifikasi interior dan exterior jadi banyak konsumen datang pakai mobil LCGC tersebut.

Terfikir untuk hobby saya rasa dan menilai mobil LCGC yg pertama saya coba dari bentuk dan kenyamanan saya kurang suka karena menurut saya ini bukan pilihan keluarga dan hobby saya.setelah cukup lama saya mencari di internet bahwa masih ada satu lagi LCGC yg belum keluar namun sudah ada isu yg bernama DATSUN GO + saya coba menunggu dan penasaran.

Dan pada akhir di titik penantian dan mulai tidak pasti saya mendapatkan BC dari BBM marketing Nissan Tegal bernama Yudistira sekitar tanggal 13 juli 2014 msih ingat betul bc nya " datsun go sudah hadir di tegal bsk bisa langsung tes drive hub saya" itu sekitar pukul 13.30 siang.tanpa pikir panjang saya langsung tlfn dan pertama saya mencoba datsun go tersebut di tanggal 14 juli. 

ov_46

Pemilik Datsun Wanita

ov_47

Indonesia

udah hampir 1 tahun Datsun menemani aku kuliah, kadang anter mama kerja. Datsun Irit bbm #CeritaDatsun

Indonesia

Perjalanan di Mulai........ Berawal dari niat untuk anak-anak agar Panas tak kepanasan,Hujan tak kehujanan agar mereka bisa kesekolah dengan nyaman....saat itu anak saya mendapat brosur penawaran Mobil di salah satu Mall di jember.ya saya bawa pulang saja, namun disitu tertera nama dan kontak sales juga PINnya, iseng-iseng invite sekalian tanya-tanya tentang mobil (walau belum ada uang). dengan ramah dan sangat sopan beliau memberi penjelasan dan berbagai penawaran tentang Mobil Datsun,.tertarik sih....!!! tertarik namun karena pada saat itu belum ijin suami jadinya hanya sekedar tanya -tanya.

Beberapa hari kemudian ada temen ngajak kedealer untuk lihat mobil dan test driver namun bukan Datsun, saya sih ikut aja namun dalam perjalanan saya bercerita tentang Brosur yang saya dapat di Mall,akhirnya kami pun menuju Dealer NISSAN-DATSUN.

sesampainya disana kami langsung lihat -lihat mobil yang ada diBrosur. eh... ngak taunya sales yg sering BBM dengan saya ada di dealer mobil,....ini loh bu mobil yang saya tawarkan "begitu katanya. mungkin sudah jodohnya dengan mobil Datsun. Kami di tawari test Driver...berhubung saya belum bisa bawa mobil dan belum punya SIM akhirnya temen saya yg mengendarainya untuk test drivernya didampingi oleh salesnya juga. saya sih percaya dengan temen karena dia sudah pernah mengendarai berbagai mobil jadi lebih tau dan lebih paman sih.

sepulang dari dealer saya langsung telpon suami dan menceritakan apa yang sudah saya jalani tadi, lengkap dengan rincian tentang mobil Datsun. Alahamdulillah Allah memberi rizki untuk kami dan anak-anak kami bisa dan dapat membeli satu unit mobil Datsun GO panca + warna Putih. namun dikarenakan masih indent sekitar 2 minggu saya harus menunggu... Dalam penantian itu akhirnya saya berusaha untuk Private mobil selama seminggu dan mengurus SIM.

Dan setelah Mobilnya datang rasa kebahagian yang luar biasa apalagi anak-anak...inilah Mobil pertama Kami Datsun Go panca+. Dengan rasa percaya diri yg besar saya beranikan diri untuk mencoba membawa sendiri DATGO ku, walau awal ada sedikit insident kecil tapi tak menghalagi niatku untuk bisa mengendarai sendiri mobil Datsunnya. (PART 1) #ceritadatsun #datsun #dgci

Berpasangan

ov_49

Indonesia

Senang rasanya melihat anak dan istri saya bisa duduk santai n tidur lelap di mobil DATSUN, ini adalah mobil pertama kami. Karena sebelumnya kami selalu bepergian dengan sepeda motor.

Saya dan istri berwiraswasta membuka toko, jika saya belanja barang barang toko yang sudah habis,istri dan anak saya ikut belanja. Sedangkan barang belanjaan yang saya beli cukup banyak,saya mengakalinya dengan memakai tas keranjang samping kiri kanan seperti yang dimiliki pak pos bermotor untuk mengantar surat. Jarak yang kami tempuh cukup jauh, 2,5 jam lama perjalanan. Jalan yang kami lewati rusak n berlubang,apalagi jika hujan turun,harus ekstra hati hati melewatinya.

Ketika melihat iklan mobil DATSUN di televisi,saya langsung tertarik dan bertekad suatu saat saya akan memilikinya,agar anak dan istri saya tidak kepanasan dan kehujanan lagi. Saya dan istri menabung untuk mewujudkan impian kami memiliki mobil DATSUN.

Alhamdulilah impian kami terwujud,mobil DATSUN impian kami telah kami miliki. Pilihan kami jatuh pada DATSUN GO+ type T Option,karna apabila bangku baris ketiga saya lipat akan menjadi bagasi yang luas untuk membawa barang barang.

Terimakasih DATSUN anak dan istri saya sangat senang,mereka bisa duduk nyaman dan tertidur lelap di dalam perjalanan

We love you DATSUN 

#ceritadatsun

Indonesia

#‎ceritadatsun‬

Saya Nicho Bj,ini mobil pertama saya

Kisahnya sangat unik 

Saya membeli mobil ini seminggu setelah saya menikah

Awalnya saya ragu untuk membeli mobil ini,karena maap deh,uang kami terbatas

Tapi saya waktu itu coba berdiskusi dengan istri saya,maukah kau memiliki mobil?kami iseng naik motor ke showroom datsun Majapahit dekat rumah kami,waktu itu hari Minggu..iseng kami datang,kami coba test drive,wowwwwww...mobil ini luar biasa nyamannya..... Saya tidak mengira bahwa mobil ini sungguh nyaman dan sangaaaaaaaatttt hemat bbm....saya coba tanya2 berapa harga datsun ini,dan setelah kami tau dan kami berdiskusi,kami memutuskan dan memantapkan hati kami untuk membeli datsun go plus T option warna hitam ^o^

Mobil ini sebagai hadiah pernikahan kami yg berusia 1 MINGGUUUUUU....

Kami sangat puas dengan mobil ini,kami panggil si Black! Mobil ini menjadi hadiah Bulan Madu kami juga karena kami dapat melewati hari di jalan berdua dengan kenyamanan dan kedamaian...xixixixi

Ini ceritaku,Super Big Thanks Datsun Indonesia!!! Terutama My Datsun Black! > <

ov_50

◆ Suara pemilik kendaraan lainnya

on-DO & mi-DO

on-DO & mi-DO

Eksplor Datsun on-DO & mi-DO