ov_20

My Go+ Is My Sun

3 Malam Tidak Tidur Karena Menjaga Si Sun.

8 februari 2015 jakarta sedang diguyur hujan deras khususnya disekitar rumah saya. Awalnya sihh biasa-biasa saja ketika air sudah naik hingga ke jalan. Tapi lama kelamaan air makin naik tinggi karena intrnsitas hujan semakin deras. Dengan inisiatif, saya menelpon ayah saya untuk pulang kerumah agar antisipasi jika air semakin tinggi. 2 jam menunggu (karena ayah saya juga menjemput adik saya yang sedang sekolah dan sudah terkepung banjir dimana mana) akhirnya ayah saya sampai dirumah. Tanpa pikir panjang ayah saya langsung menyalakan mobil untuk merubah posisi parkir agar mudah untuk mendongkrak. Setelah terparkir kemudian saya, ayah saya dan adik saya mulai mendongkrak mobil dan mengganjalnya dengan hebel (batu ringan) setebal 10 cm. Akhirnya kami berhasil mendongkrak dan mengganjal 4 ban mobil dengan hebel.

Hujan terus saja mengguyur dan air semakin naik. Yang sebelumnya air berada dibawah hebel. Sekarang air sudah menyentuh velg mobil. Khawatir air naik lagi, akhirnya kami berinisiatif menaikan dan menambah hebel satu-satu tiap ban. 

Pada sore hari hujan masih saja mengguyur. Kami sudah bingung karena stock hebel dirumah sudah habis. Akhirnya kami datang ke toko bangunan untuk membeli beberapa hebel. Akhirnya dengan segala keberanian, kami mendongkrak lagi dengan satu hebel tiap ban. Karena khawatir mobil akan "berenang" jika tidak ditahan. Maka dari itu ayah saya mengikat ban belakang dengan tali tambang ke pondasi rumah.

Malam hari kami tidur di toko(warung) karena posisi toko yg lebih tinggi dan tidak kebanjiran maka kami satu keluarga tidur didalam toko. Tapi hingga larut malam ayah saya masih belum tidur karena khawatir dengan kondisi mobil. Dan lebih mencemaskan lagi hujan masih turun walau dengan intensitas yang lebih rendah.

+G21

Pada subuh hari saya dan adik saya sudah dibangunkan oleh ayah saya agar siaga karena posisi air sudah menyentuh ban. Tapi hingga pagi hari air belum menyentuh velg.

Sekitar jam 8 pagi hujan mulai turun dengan intensitas sedang. Pusing sudah mulai mengganggu fikiran ayah saya. Karena ayah saya tahu ada konsekuensi jika mobil dinaikan lagi. Tapi demi menyelamatkan Si Sun ayah berani mengambil segala resiko yang ada.

Dalam kondisi hujan kami mulai mendongkrak lagi mobil dengan perlahan satu persatu hebel mulai mengganjal ban. Tapi ayah saya memutuskan untuk menambah satu hebel lagi. Berani memang keputusan itu. Karena kondisi hebel sudah mulai retak akibat terendam air dan hebel itu adalah bata tingan jika ada air dia mengambang. Maka tingkat kesuliatan untuk mengganjal lagi makin sulit. Dengan bismillah kami lanjutkan dan hebel satu timpuk kami ikat dengan tali plastik agar tidak "kabur" kemana mana. 

Degg!!! Jantung berdebar karena pada saat ingin mengganjal hebel ke-5 pada ban belakang kanan mobil bergerak kesamping kanan terbawa air walau beberapa derajat. Karena memang sudah diikat jadi mobil tidak terbawa terlalu jauh. Dengan sigap kami mengganjal dengan hebel. Dalam kondisi lemas akhirnya kami putuskan untuk beristirahat terlebih dahulu. Setalah dirasa cukup kami lanjutkan lagi. Tidak ada masalah berarti. Hanya saja hebel yang sudah banyak retak dan pecah.

Hingga malam hari, air masih berada di posisi menyentuh ban. Kalau air naik lagi, pasrah lahh kami. Ternyata pada pagi hari air sudah mulai surut perlahan. Butuh satu hari hingga air benar-benar surut.

Setelah surut mobil belum kami turunkan. Maka banyak tetangga yang melihat dengan heran mobil bisa naik setinggi itu.

Sore hari akhirnya kami turunkan perlahan. Satu persatu hebel kami lepas. Hingga Si Sun menapakan bannya "lagi" ke bumi.

Tepat seminggu setelah banjir surut. Kondisi ayah saya melemah hingga malam hari ayah saya harus dilarikan kerumah sakit. Mungkin kondisi tiap hari "berendam" air saat banjir, tiap malam begadang menjaga dan memantau kondisi mobil dan asupan makan yang kurang. 5 hari ayah saya dirawat di rumah sakit.

Tapi walau harus dirawat dirumah sakit ayah saya senang karena mobil tidak terendam banjir.

Datsun Go+ adalah anggota keluarga baru kami. Maka kami akan selalu jaga dan merawatnya.

The End

#DatsunIndonesia #ceritadatsun #100.000cerita