ov_29

hashtag #CeritaDatsun - Inspirator Petualangan Sejati Keluarga Kami

AWAL MULA..

Ini kisah Kami tentang kedatangan anggota baru dalam keluarga yang sudah lama Kami idam-idamkan kehadirannya. Sosok dengan kekuatan dan keanggunannya akan selalu menemani kisah-kasih keluarga Kami selanjutnya..dalam suka duka Kita arungi perjalanannya bersama-sama..dialah Datsun Go + Panca..mobil masa depan para raisers,    para peniti jalan puncak dari para keluarga Indonesia yang bergerak maju, dan Kami  bangga menjadi bagian dari Mereka.:)

Jujur, sebelum Kami menoleh kepada mobil ini, sebagaimana umumnya orang-orang yang ingin memiliki mobil pertama, pastilah Kami melihat beragam jenis varian mobil..tentu yang sesuai dengan budget  yang Kami miliki. Pernah kami melihat A*ya, juga A*la, serta B*io semuanya menarik..tapi memilih mobil juga rupanya butuh cinta pada pandangan pertama ya ..:), itulah yang Kami - Saya & mantan pacar..:) - rasakan ketika secara tidak sengaja melihat Datsun Go + Panca sedang dipajang di depan halaman salah satu supermarket terkenal di perempatan  "Gaplek-Pamulang, Tangsel" . 

Kami rasakan mobil ini begitu "unik" karena memiliki ukuran yang proporsional dan garis-garis body yang modern dan dinamis   plus  memiliki kabin lega karena memiliki 3 baris tempat duduk penumpang. Untuk ukuran mobil yang disebut sebagai kelas LCGC (Low Cost Green Car), tentu mobil ini sudah lebih dari memadai bahkan boleh disebut sebagai mobil semi MPV (Multi Purpose Vehicle)  yang merupakan kelas mobil keluarga  di atasnya. Tentu hal ini membuat Kami jatuh cinta bersama-sama terhadap sesuatu yang bukan membuat kami saling cemburu, malah sebaliknya bakal membuat Kami jadi makin rukun..Oo so sweet.

Akhirnya setelah hitung ulang budget yang ternyata aman, pada sekitar akhir bulan Maret, Kami putuskan untuk mengunjungi salah satu show room mobil ini di bilangan TB. Simatupang. Singkat cerita akhirnya Kami memutuskan untuk segera membayar booking feesaat itu juga, sampai akhirnya di awal minggu ke-4 di bulan April Kami segera membayar DP atas mobil ini dan persis di tanggal 6 Mei 2015 akhirnya mobil keluarga idaman ini - yang Kami beri nama Maya - sudah sampai di rumah barunya dan resmi menjadi anggota keluarga baru kesayangan Kami.  

PETUALANGAN PERTAMA YANG MENCEKAM..(MENyenangkan, CEria,Keren & AwesoMe !!)

Ketika dulu Kami memutuskan untuk segera membayarbooking fee dan disusul dengan DP dalam waktu yang relatif berdekatan, salah satu tujuan utama Kami adalah agar pada saat libur lebaran (Iedul Fitri) di bulan Juli nanti Kami sudah memiliki kendaraan yang dapat mangantarkan Kami mudik dengan lebih nyaman dan aman, serta dapat membawa anggota keluarga lainnya ketika tiba di kampung halaman Kami kelak.

Sampai akhirnya tibalah hari-hari itu, hari dimana hampir separuh warga Ibukota berbondong-bondong pulang ke kampung halaman masng-masing demi merayakan hari raya Iedul Fitri bersama keluarga besar di kampung halaman. Begitupula halnya dengan Kami, tepat pada H-2 atau tgl 15 Agustus 2015 yang baru lalu, Kami - Saya & Istri + Kakak dan Kakak ipar serta seorang keponakan lucu berusia 5 tahun -  memulai perjalanan mudik Kami menuju kampung halaman kakak ipar di Majalengka dan lanjut ke Garut (Kampung halaman Istri).

Kami mudik melalui Jalur Tol Legendaris, yaitu Tol Jagorawi - Cikampek, dan berkesempatan pula tuk melintas di jalur Tol baru Cipali (Cikampek - Palimanan). Secara umum perjalanan mudik pertama kami dengan mobil Datsun Go + Panca iniberjalan relatif lancar, walau terdapat kemacetan yang cukup panjang mendekati pintu tol cikunir hingga mendekati ke rest area pertama di Tol Cikampek. Hembusan AC Maya  cukup mumpuni untuk menjaga ruang kabin tetep nyaman bagi Kami walau di tengah kemacetan yang panjang, sebaliknya ketika dibutuhkan kecepatan penuh, Maya tidak segan-segan untuk"lari"  secepatnya dengan stabilitas dan keseimbangan body mobil yang mumpuni.

Singkat cerita, setelah kita drop Kakak di Majalengka, maka Kami pun meneruskan perjalanan ke kota Garut melalui Sumedang- Parakan Muncang (Paramounth)-Rancaekek - Nagrek - Leles - dan akhirnya tibalah Kita di kota Swiss Van Java ,Garut. Di kota yang sejuk ini Kami khusyu' bertakbir dan bersuka cita di hari yang penuh Kemenangan ini, Kami semua berkumpul tuk berdoa dan bersyukur atas rejeki, kesehatan dan kesempatan bersilaturahmi di hari yang Fitri dan Indah ini, dan untuk kesekian kalinya ku pandangi Maya, dengan penuh syukur ku  bersihkan Maya dari debu-debu perjalanan yang menyelimutinya..hmm semoga kamu menjadi berkah buat Kami..demikian Aku bergumam dalam hati.

KE CIREBON HINGGA PERJALANAN WISATA EKSTRIM (EKStra Tanjakan RampIng & Miring!!)

Selang 2 hari setelah lebaran (H +2), Kami kembali berencana untuk turun dari Garut ke Cirebon melalui jalur yang sama. Selama perjalanan dari Garut menuju Cirebon, semua medan jalan dilalui dengan sukses oleh si Maya, mobil kesayangan Kami yang tangguh, nanti belakangan baru Kami ketahui bahwa  si Maya masih akan diuiji oleh satu medan jalan yang benar-benar ekstrim, dan tentu saja menguji kemampuan mengemudi sang drivernya..:)

Oya ditengah perjalanan Kami dari Garut menuju Cirebon, Kami  sempatkan rehat sejenak di salah satu SPBU DI daaerah Sumedang yang berlatar belakang pemandangan Sawah yang menghijau dan permai, dikejauhan masih dapat Kami lihat kolam ikan dengan air yang tenang & menyejukkan mata Kami. Penasaran kan..nih Cekidot the picturenya ya..:))

Setelah rehat sejenak lalu Kami lanjut ke Cirebon - kota kelahiranku. Oya.. intermezzo di saat melintas kota Sumedang kita sempatkan juga tuk berkunjung ke tetangga di Pamulang - Tangsel yang juga sedang mudik di kampung halamannya loh.

Lebaran H+2,.Kami berada di Cirebon, seperti di Garut disini pun Kita berkumpul dan bersilaturahmi dengan sanak familiy, Kakak, adik, Ponakan-ponakan, bagi-bagi angpao sampai Reuni Perak dengan teman-teman SMA dulu. Wah benar-benar hari &malam yang sibuk ya..tapi untung ada Maya yang selalu sigap memudahkan dan menceriakan segala aktifitas Kami  yang padat ini :)

Lebaran H+3, inilah hari yang ditunggu-tunggu oleh Kami semua karena pada hari itu Kita semua telah sepakat tuk pergi berwisata ke sebuah waterpark di daerah Sumedang,Kampung Toga Waterpark  namanya. Kami ber konvoi  cukup dengan 2 mobil..yaitu Maya si Datsun mobil keluarga ditemani dengan sebuah A**nza. Kami berjalan beriringan dengan kompaknya hingga sampailah di tempat yang kami tuju itu..

Ringkasnya setelah kurang lebih 3 jam kita berbasah-basah ria, makan Gurame di saung ala Sunda, akhirnya selepas Ashar Kita semua putuskan untuk berkemas pulang. Nah sambil menunggu sebagian sanak family yang masih sholat, ke toilet, dsb..sempatlah Kami memesan rujak buah bebek di halaman parkir arena wisata itu. Dari Abang rujak buah bebekinilah secara sepintas dan tak terduga serta tak terencana sebelumnya, Kami direkomendasikan untuk lihat perkebunan strawberry "tak jauh" dari tempat Kami sekarang. Akhirnya bermodal rasa penasaran Kami dan juga waktu yang Kami rasa waktu itu masih  mencukupi..Kami telusurilah jalan menuju perkebunan strawbery itu..yang ternyata memang "relatif tak jauh" tapi sudah pasti mencekam mannn...!! Awalnya memang hanya jalan berkelok di tengah pematang sawah yang permai

Setelah pematang sawah yang permai Kami lewati..tibalah kami memasuki area perbukitan...tak terlihat lagi pematang sawah di kiri kanan Kami..dan tiba-tiba..ya kita harus melalui tanjakan yang curam..juga sesekali turunan yang curam..yang lebih seru dan cukup membuat adrenalin Kami melonjak dan memaksa Kami untuk full konsentrasi adalah kombinasi dari..tanjakan yang Curam dan panjang dikombinasikan dengan tikungan yang sangat tajam..bahkan dapat kami gambarkan..si Maya ini seperti lagi naik tangga..tidak ada radius tikungan..melainkan hanya semacam bordes dalam tikungan.,plus badan jalan yang hanya cukup untuk 1 mobil..bila berpapasan dengan mobil lain..pasti salah dua dari mobil tersebut roda sisi kirinya harus turun dari aspal jalan,,yang itu berarti hanya beberapa centi saja dari tebing bukit...wuihhh seraaamm..bahkan ini yang membuat Kami merasa berwisata layaknya di water slide tertinggi di sebuahwater park..Lebih seru adalah ketika ada satu lagi tikungan tajam dan menanjak..yang kemudian hilang begitu saja dibalik bangunan di ujung tikungan..Waduh..Kami sampai harus bunyikan klakson panjang agar bila ada mobil  yang dari arah depan Kami..dapat sabar menunggu di atas terlebih dahulu..Benar-benar suatu tantangan mengemudi dan berkendara baik bagi pengemudi maupun kendaraanya itu sendiri..dan Yess... Alhamdulillah..ternyata Kami..Aku dan Maya dapat bekerjasama mengatasi tantangan medan perjalanan ini dengan sempurna..dan hadiahnya adalah ..woww pemandangan Landscape Alam yang begitu mempesona dan menyejukkan mata yang melihatnya

etelah puas menikmati pemandangan perbukitan strawberry berikut landscape indahnya itu, akhirnya menjelang petang kita putuskan untuk segera turun kembali tuk pulang ke rumah.Wal akhir, begitulah hari itu kita habiskan dengan penuh keceriaan dan penuh kenangan yang membuat Kami Semua lebih merasa dekat satu sama lain sebagai satu keluarga.Sampai di rumah setelah bincang-bincang sejenak, akhirnya satu persatu kita tenggelam dalam tidur yang nyenyak dan damai.

KE JAKARTA KAMI KAN KEMBALI..

Ini memang kutipan syair dari band legendaris "Koes Plus", karena nyatanya di H+4 lebaran kali ini sudah terasa kepadatan arus balik dari daerah menuju kembali ke Jakarta. Sesuai rencana yang Kami -aku dan navigator soulmateku- susun sebelumnya bahwa Kami harus menyisakan 1 hari cuti lebaran untuk beristirahat di rumah, dan itu berarti lebaran H+4 inilah saatnya Kami berpamitan ke Sanak fmily, kerabat, teman dan handai taulan semuanya tuk kembali ke Jakarta..eh lebih tepatnya Pamulang , Depok..:), karena  H+5 adalah hari terakhir cuti lebaran Kami. Setelah membeli oleh-oleh disana dan disini, titipan dari saudara ini dan itu, akhirnya sekitar jam 10 pagi kita berangkat dari Cirebon tuk balik ke Jakarta. Oya karena Kita masih mau silaturahmi lagi dengan saudara di Indramayu jalur pantura, jadi Kami putuskan tuk lewat jalur non tol dulu dan alhamdulillah Lancar sampai ke tempat saudara yang dituju.

Setelah Istirahat dan makan Sop Iga Sapi di warung milik saudara tersebut, lanjutlah Kami bersama Maya - Datsun Go + Panca kesayangan & kebanggaan Kami menuju Jakarta via Pantura yang jadi lancar jaya imbas dari beralihnya pemudik mobil ke tol Cipali. Dan Benar saja, begitu kita sampai di pintu tol Cikampek, kemacetan panjang sudah terasa disini.

Kemacetan ini baru terurai setelah melalui rest area pertama dari arah Cikampek, Kami pun melaju dengan lancar setelah melewati rest area tersebut hingga sampai ke pintu tol Cikarang. Di Pintu tol ini mulai agak tersendat lagi, tapi untungnya ada hiburan dari para petugas polisi yang bertugas mengatur lalu lintas di pintu tol tersebut

Sisa perjalanan selanjutnya relatif sudah lebih normal, bahkan sang soulmate navigator sempat-sempatnya mengambil gambar indah jembatan Grand Wisata - Bekasi di senja hari melalui kabin lega Maya.

Dan akhirnya  dengan selamat sentosa dan atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa smpailah  Kami di rumah Kami yang tercinta dan Asri. Terima kasih telah setia mengikuti kisah kasih petualangan Kami berbagi cerita Datsun, sang Inspirator Petualangan Sejati - Mobil Keluarga dengan Kabin Lega..dialah Datsun Go + Panca - Jaya !!!